Tim Gabungan Disperindag Sita Barang Kedaluwarsa

TIMIKA,TimeX

Tim gabungan pengawasan barang Pemerintah Kabupaten Mimika berhasil menyita barang-barang kebutuhan yang sudah kedaluwarsa saat digelar inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah pusat perbelanjaan pada Rabu (15/5).

Foto: Santi/TimeX
KEDALUWARSA – Suharso, Tim Disperindag mendapati barang kedaluwarsa di salah satu kios di Jalan Bougenville dalam Sidak, Rabu (15/5).

Sidak tim pengawasan barang yang dimotori oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika, berhasil menyita banyak barang kedaluwarsa dari pemilik kios.

Tim sidak yang dibagi tiga kelompok, masing-masing menyusuri pusat perbelanjaan mulai supermarket, toko, kios-kios yang ada di Kota Timika.

Tim pertama dipimpin langsung Bernadinus Songbes, Kepala Disperindag mulai menyisir wilayah SP 2 dan sekitarnya. Selanjutnya sasaran sidak ke kios, toko dan supermarket di Jalan Hasanuddin, Budi Utomo, Cenderawasih, Kartini, Sektoral dan Jalan Perintis.

Tim kedua di wilayah Jalan Yos Sudarso, Sam Ratulangi, Busiri, Pattimura, Pendidikan, Serui Mekar dan Jalan Belibis. Tim ketiga sasaran di wilayah Jalan Ahmad Yani, Kebun Sirih dan sekitarnya.

Dari beberapa tempat sidak tersebut didapati puluhan jenis makanan kedaluwarsa dan rusak kemasannya.

Sementara tim turun wilayah Jalan Bougenvile mendatangi tujuh kios eks Pasar Swadaya. Mereka menemukan banyak barang kedaluarsa masih pajang dijual oleh pemilik toko sembako. Ada pula barang tidak layak jual kemasan digigit tikus, susu anak balita merek lactogen, lactogrow, dancow, saus tomat, kecap sachet dan minuman dingin sari kelapa murni, sarden dan royco, supermi, tepung sajiku, penyedap rasa sudah lewat masa pemakaiannya. Barang-barang ini langsung diamankan.

Bernadinus di sela-sela sidak mengungkapkan sidak ini berdasarkan petunjuk dan perintah Bupati Mimika untuk segera tuntaskan dan laporkan. Karena ini tim gabungan yang turun sama-sama dengan BPPOM.

Mantan Sekretaris KPU Mimika ini mengungkapkan barang-barang yang sudah kedaluwarsa ini nanti digabungkan untuk dievaluasi serta didata setelah itu dilaporkan ke pimpinan.

Pemusnahannya akan dilakukan secara keseluruhan dihadiri Bupati Mimika dan Forkopimda.

Tim turun Sidak berhubngan dengan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri untuk memastikan barang yang beredar benar-benar masih layak konsumsi.

“Jadi dengan kegiatan ini kita sudah mampu melokalisir semua bahan makanan terutama sembilan bahan pokok yang ada di kios, toko dan distributor. Dalam surat tugas kami itu sudah jelas ada sanksinya. Jadi setelah kami dapat ini kami inventarisir pemiliknya, jika ada yang menonjol maka langsung diserahkan ke Reskrim,” jelasnya.

Sidak ini lanjutnya dijadwalkan selama tiga hari. Sasarannya di wlayah Distrik Mimika Baru, Wania, Kuala Kencana, Iwaka, Kwamki Narama dan Mimika Timur.

Setiap produk pangan yang disita, dicatat jenis dan jumlahnya, termasuk nama pemiliknya lalu dituangkan dalam bentuk berita acara. Berita acara tersebut jadi dasar pemberian sanksi pidana terhadap pemilik barang.

“Namun tidak menutup kemungkinan jika ternyata masih banyak maka kami akan perpanjang surat tugasnya,” katanya.

Untuk menjamin kelayakan beredarnya barang-barang, Bernadinus pastikan pihaknya selalu menjaga keamanan konsumen dengan rutin turun mengecek barang-barang tidak layak konsumsi di tempat jualan pengusaha.

“Yang kemasan rusak dan kedaluwarsa kita angkat, jangan sampai merugikan konsumen. Kami juga himbau kepada masyarakat Kota Timika agar harus cermat dan jeli berbelanja terutama produk pangan,”  pesannya. (san)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.