Pemkab Mimika Naikan NJOP

TIMIKA,TimeX

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sebesar dua persen.

Foto: Indri/TimeX
Bangunan di Jalan Budi Utomo, Kamis (16/5).

Lokasi sasaran kenaikan NJOP ini seperti di area Jalan Budi Utomo, Hasanuddin, Cenderawasih dan beberapa lokasi jalan di tengah Kota Timika.

Hal ini disampaikan Elisabeth Cenawatin Sekretaris Bapenda Mimika saat ditemui Timika eXpress di Hotel Grand Tembaga, Kamis (16/5).

Kenaikan NJOP dua persen ini kata Elisabeth disambut  baik oleh warga Mimika karena memberikan dampak positif terhadap harga jual tanah.

“Selama inikan masyarakat mengeluh NJOP-nya terlalu kecil,” katanya.

Secara aturan lanjutnya, setiap tiga tahun sekali atau minimal lima tahun NJOP itu harus direvisi kembali. “Inikan dilihat dari situasi daerahkan. Kalau perkembangannya cepat, tiga tahun sudah bisa naik. Selama ini warga mengeluh kalau NJOP-nya kecil, maka harga jual tanah juga kecil. Ini kita lihat juga dari sisi positifnya,” jelasnya.

Sebelumnya hal serupa disampaikan Dwi Colifah Kepala Bapenda Mimika. Bahwa untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka NJOP dinaikan berlaku hanya untuk sisi kiri kanan jalan utama saja.

Misalnya di Jalan Budi Utomo, Hasanuddin, Belibis, Jalan Yos Sudarso, Cenderawasih.

Ia mengatakan seharusnya sesuai Peraturan Daerah, NJOP ini sudah dinaikan dua tahun lalu.

“Karena sudah tiga tahun maka NJOP-nya harus ditinjau ulang, mengikuti perkembangan zaman, karena ada yang NJOP-nya hanya lima ratus mereka jual sampai sembilan ratus,” jelasnya.

Kenaikan ini bertahap dengan pertimbangan jangan sampai masyarakat terbebani.

“Kita menaikan hanya di bagian kiri kanan jalan utama, karena pastinya yang menempati sebagian besar orang yang sudah mapan dari segi ekonomi,” katanya. (a30)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.