Beredar Hoax Bantuan Tunas Jokowi, Ribuan Warga ‘Serbu’ Dinsos

TIMIKA,TimeX

Beredarnya hoax dari mulut ke mulut tentang adanya bantuan ‘Tunas Jokowi’ untuk masyarakat kurang mampu membuat ribuan masyarakat Mimika percaya dengan ‘menyerbu’ (mendatangi-red) Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mimika di Pusat Pemerintahan pada Senin (20/5).

Foto: Indri/TimeX
WARGA – Ribuan warga berdiri depan kantor Puspem menanyakan bantuan Tunas Jokowi, Senin (20/5).

Pantauan Timika eXpress di lokasi, ribuan warga mayoritas mama-mama Orang Asli Papua datang sambil membawa kartu keluarga dan KTP memenuhi halaman bahkan ruang kantor Dinsos sekira pukul 08.00 WIT. Bahkan ada yang bawa serta anak-anak usia kurang lebih dua tahun. Mereka datang rata-rata menggunakan sepeda motor pribadi maupun jasa ojek.

Pegawai Dinsos melihat begitu banyak warga masuk dalam kantor sempat kaget. Ada sebagian pegawai saling bertanya ada apa ini. Untuk menghindari jangan sampai terjadi hal-hal diluar yang diingin mereka memilih mengambil tempat di luar kantor. Dorti Murib warga Kwamki Baru menuturkan dirinya mendapat informasi ini bahwa adanya bantuan Tunas Jokowi dari tentangganya. Setelah menerima kabar itu ia langsung berangkat menuju Kantor Dinsos.

“Saya dengar kalau Jokowi mau berikan bantuan tunai. Jadi saya ke sini bawah kartu keluarga dan KTP,”  tuturnya.

Anehnya Dorti tidak mengkroscek kembali sumber berita itu dari siapa.

Hal  serupa juga dialami Bertha T, warga SP 3. Bertha mendatangi kantor Dinsos setelah mendapat informasi dari kepala kampung.

“Hari ini katanya tidak ada pelayanan, tapi nanti Rabu kami balik lagi tanya. Kami dengar satu KK akan dapat bantuan tunai sepuluh juta. Tidak tahu betul apa tidak, kami hanya ikut-ikut saja,” jelasnya.

Menyikapi hal ini Johanis Patiasina kepala Bagian Perlindungan Sosial Dinsos mengatakan informasi yang diterima warga merupakan hoax.

Ia sendiri tidak mengetahui oknum siapa berani menyebarkan isu bohong tersebut.

“Kami lagi cari tahu siapa yang sebarkan berita hoax, karena warga yang datang tanyakan ke saya katakanya ada pak Jokowi kasih uang BBM. Ada juga yang bilang bantuan tunai warga tidak mampu. Padahal informasi itu sama sekali tidak benar, kami tidak ada punya program itu,” tegasnya. (a30)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.