Lestari Teturan Jawara Lomba Cerita 2019

TIMIKA,TimeX

Lestari Teturan murid kelas IV SD YPPK Waonawaripi keluar sebagai jawara lomba cerita rakyat tingkat SD sek Kabuapaten Mimika diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah selama dua hari, 28-29 Mei di MPCC. Pada lomba ini diikuti 25 siswa-siswi.

Foto: Rina/TimeX
SENYUM – Benny Renyaan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Mimika tersenyum sambil memeluk Lestari Teturan saat menyerahkan piala lomba bercerita tingkat SD, Rabu (29/5).

Benny Renyaan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah mengucapkan terima kasih karena selama dua hari mengikuti perlombaan semangat yang ditunjukkan oleh anak-anak begitu luar biasa.

Mantan Asisten III ini mengingatkan pentingnya membaca, dengan membaca anak-anak akan lebih menumbuhkan rasa percaya diri.

Ia mengingatkan kedepannya semua pihak harus mempersiapkan anak-anak untuk bisa menghadapi lomba bercerita lebih matang.

“Kita harap para pemenang ini dapat bersiap lagi dalam menghadapi lomba di tingkat provinsi dan juga nasional,” harapnya.

Kepada peserta yang belum mendapat juara ia berpesan jangan berkecil hati tetapi harus lebih semangat lagi dalam meraih cita-cita.

“Bukannya kalian tidak berhasil, tetapi kami memilih pemenang yang terbaik dari yang baik. Kalian semua adalah anak-anak yang hebat,” katanya.

Sementara para pemenang ia menitipkan pesan tidak boleh sombong melainkan semakin meningkatkan minat membaca. Orangtua juga diajak harus mendukung mereka untuk bisa mempersiapkan diri dalam perlombaan bercerita di tingkat provinsi.

Robert Kambu, PPTK Lomba Bercerita di tingkat SD mengatakan dirinya akan berkoordinasi dengan pihak provinsi terkait kesiapan lomba.

“Saya akan berkoordinasi dengan para panitia di provinsi pada tanggal 13-14 Juni mendatang. Dengan begitu, anak-anak dapat mempersiapkan diri,” katanya.

Bagi anak-anak yang lolos tingkat provinsi dapat ikut tingkat nasional.

“Intinya kami harap agar anak-anak bisa menang dalam lomba cerita rakyat Kabupaten Mimika di tingkat nasional,” katanya.

Sementara Lestari Teturan sang juara sangat senang, bahagia dan bersyukur. Ia akan mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba di tingkat provinsi.

“Saya memilih cerita Komodo adalah karena saya lebih mudah menghafal. Meskipun saya belajar sendiri dalam waktu satu malam, tetapi saya didukung oleh keluarga serta sekolah,” katanya.

Dirinya berpesan kepada teman-temannya agar mereka bisa menghafal materi, menguasai panggung dan menguasai gerakan.

Pada lomba ini Lestari Teturan meraih 96,6 nilai. Runner Up diraih Chrisangela dengan skort 90 dan juara III ditempati oleh Alisia Marsella dengan nilai 88,6.

Sedangkan harapan satu diraih oleh Jason Palobo dengan nilai 88,4, Harapan dua oleh Christin Talubun dengan nilai 84,3 dan harapan tiga diraih oleh Ferlian Matasik dengan nilai 84.  (aro)

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.