Isak Tangis Sambut Jenazah Pdt. Abdiel Tinal

Foto: Istimewa for TimeX
MELAYAT – Sahabat kenalan Klemen Tinal Wagub Papua saat melayat almarhum Pdt. Abdiel Tinal yang terbaring kaku dalam peti jenazah, di kamar jenazah RS Pondok Indah Jakarta, Selasa (2/7).

TIMIKA,TimeX

Isak tangis keluarga maupun sanak saudara dan sahabat kenalan menyelimuti rumah duka tempat persemeyaman jenazah salah satu putra terbaik Papua, Pdt. Abdiel M. Tinal.

Jenazah ayahanda Klemen Tinal, Wakil Gubernur Papua, telah tiba di rumah duka Jalan Cenderawasih, Kelurahan Karang Senang SP 3, Distrik Kuala Kencana, setelah diberangkatan  dengan Pesawat Garuda dari Jakarta pukul 01:30 WIT, dan tiba di Timika pukul 09:30 WIYT, Rabu (3/7) kemarin.

Proses pemulangan jenazah lantaran almarhumah yang dikenal banyak orang sebagai tokoh agama sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, sebelum akhirnya meninggal pada Senin (1/7) sekitar pukul 20:45 WIB.

Menurut rencana, sebelum prosesi pemakaman di makam keluarga,tepat di samping kiri Kantor Pusat Pemerintahan  SP3, pada Jumat (5/7), jenazah almarhum akan disemayamkan di Gereja Bethlehem Kuala Kencana.

Klemen Tinal putra almarhum yang juga Wakil Gubernur Papua dalam sambutannya usai ibadah penyambutan jenazah, manyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga, para jemaat dan komponen masyarakat Mimika yang telah mendoakan keselamatan arwah almarhum.

“Sebagai manusia tentu tidak sempurna dan kalau ada hal yang kurang berkenan, kami sekeluarga minta maaf supaya beliau bisa pergi dengan baik. Dan bila ada hal-hal yang belum diselesaikan bisa disampaikan ke keluarga supaya kita selesaikan bersama sehingga ada suka cita bersama melalui hidup yang singkat ini,” kata Klemen.

Mantan Bupati Mimika juga mengisahkan tentang kisah akhir hidup almahuma, yakni menderita sakit.

“Sebelum beliau pergi saat itu para dokter katakan bahwa sudah berusaha semampu mereka dengan cara medis. Sehingga saya mengajak para pendeta untuk bersama-sama melakukan doa pelepasan,” ungkapnya.

Klemen ikhlas bahwa kepergian ayahnya sudah merupakan rencana Tuhan.

“Jadi pada saat doa pelepasan selesai, saya merasa suka cita, karena Tuhan katakan bahwa dia (almarhum) sudah cukup saya pakai dia dan sekarang saya ambil dia kembali. Seperti itulah, karena kita  bersyukur tumbuh dalam Kristus dan menjadi bibit-bibit yang baik,” ungkapnya.

Selain itu, ia mengisahkan dalam perjalanan pulang bersama almarhum dari Jakarta ke Timika awalnya sangat susah dalam mendapat transportasi udaranya.

“Soalnya pesawat itu ada yang harus ke Jayapura dulu, ada juga yang lewat Makassar dulu. Tapi melalui mujizat hari ini (Rabu-red) tiba di Timika. Karena Timika begitu penting buat kita semua, sebab berkat Tuhan ada di tempat ini,” katanya.

Pantauan Timika eXpress suasana duka dan haru terasa setibanya jenazah di Timika dengan Pesawat Garuda  GA 654 di Bandara Mozes Kilangin.

Hadir dalam acara penjemputan pejabat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Komandan Satuan TNI-Polri, keluarga besar Wagub Papua Klemen Tinal.

Selain itu, pelayat juga memadati rumah duka, mulai kalangan pejabat, pimpinan OPD Pemkab Mimika, tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun masyarakat, menyampaikan belasungkawa.

Sementara di luar rumah duka nampak berjejer karangan bunga ucapan belasungkawa, baik dari perorangan, lembaga, instansi pemerintahaan, TNI, Polri, dan pihak swasta. (tan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.