Jejak Manis Tentara di Kampung Mandiri Jaya

>>Pembukaan TMMD ke-105 di Mimika (Bagian-1)

“Tanpa rakyat, TNI bukan siapa-siapa,” demikian pesan Jenderal Besar Soedirman yang selalu jadi motor penggerak seluruh korps Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam semangatnya menjaga dan melayani masyarakat Indonesia. Salah satunya melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), yang men yasar warga Kampung Mandiri Jaya SP1, Distrik Wania, Kabupaten Mimika.

Laporan : Ignatius Istanto  – Timika eXpress

TMMD

BOKS-BAWAH-TMMD-Wakil-Bupati-Mimika-Yohanis-Bassang-menyematkan-tanda-peserta-kepada-prajurit-TNI-menandai-pembukaan-TMMD-di-Kampung-Mandiri-Jaya-Rabu-kemarin.

TMMD reguler ke-105 tahun 2019 Kodim 1710 Mimika, yang dipusatkan di Kampung Mandiri  Jaya SP1, Kelurahan

Kamoro Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, secara resmi dibuka pada Rabu  (10/7).

Kegiatan TMMD yang dilakukan secara terintegrasi bersama rakyat, dalam rangka percepatan pembangunan  nasional di kampung/pedesaan Mimika, dibuka secara resmi oleh Yohanis Bassang, Wakil Bupati (Wabup) Mimika, disambut antusias dan apresiasi warga setempat.

Pembukaannya ditandai penyerahan secara simbolis alar kerja oleh Wabup Bassang kepada perwakilan prajurit dan masyarakat yang berpartisipasi langsung dalam kegiatan TMMD selama 30 hari ke depan, terhitung sejak Rabu kemarin.

Adapun tema yang diusung pada TMMD kali ini, “Bersama TMMD ke 105 Membangun untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”.

Dimana seusai upacara pembukaan, Yohanis Bassang bersama 350 personel lebih dari berbagai elemen organisasi dan warga setempat, langsung meninjau sasaran kegiatan TMMD. Salah satunya jembatan penghubung di Kampung Mandiri Jaya.

TMMD yang telah dilaksanakan sejak tahun 1980, pada awalnya program tersebut dinamakan ABRI Masuk Desa (AMD), merupakan program terpadu lintas sektoral, yang dilaksanakan di seluruh wilayah NKRI.

Disamping itu, melalui kegiatan fisik dan non fisik yang dilakukan selama 30 hari, hingga 8 Agustus mendatang, TMMD dapat membangkitkan nilai-nilai kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat, serta menciptakan kemanunggalan, soliditas antara TNI,pemerintah dan masyarakat. Semuanya ini merupakan jejak manis tentara di Kampung Mandiri Jaya.

Demikian Wabup Bassang ketika menyampaikan sambutan pada pembukaan TMMD dihadapan ratusan peserta dan masyarakat kampung setempat.

Dengan melibatkan 150 prajurit, tentunya TMMD merupakan akselerasi percepatan pembangunan nasional di daerah dengan hasil nyata, karena menyasar langsung sendi-sendi dasar kehidupan warga setempat.

Orang nomor dua di Mimika meyakini Kampung Mandiri Jaya pasti maju ke depannya.

Selain karena dihuni mayoritas warga asli Papua, Kampung Mandiri Jaya merupakan pilot project bagi kampung lainnya di Mimika, dimana warganya rukun damai, serta bebas minuman keras (Keras).

Sehingga, kegiatan fisik dan non fisik melalui TMMD, agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, maka warga Kampung Mandiri sebagai sasaran program ini harus menjaga dan merawat semua fasilitas yang dibangun prajurit TNI.

“Saya yakin dengan TMMD, warga Kampung mandiri Jaya bisa rasakan manfaatnya dalam jangka panjang. Karena itu semua fasilitas yang dibangun jangan dirusak apalagi disalahgunakan,”pesan Bassang.

Pesannya pula kepada prajurit TNI yang terlibat langusng dalam kegiatan ini agar melaksanakan tanggung jawab tugasnya penuh semangat.

“Saya juga minta warga dukung penuh, karena pembangunan oleh prajurit TNI semuanya untuk kepentingan dan dinikmati masyarakat,” serunya.

Karena TMMD merupakan program strategis, anggarannya perlu ditingkatkan pemerintah agar ke depan nanti jangkauannya lebih luas.

“Kalau sekarang anggarannya Rp1,2 miliar, mungkin ke depannya bisa tambah Rp4-5 miliar,” tandasnya.

Tingkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat

Sementara, Letkol Inf. Pio L. Nainggolan, Dandim 1710 Mimika mengungkapkan, TMMD reguler ke-105, dilaksanakan secara serentak oleh 50 Kodim seluruh wilayah Indonesia, tujunannya meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat.

 

Dimana pada pembukannya juga digelar tradisi adar bakar batu, guna menjalin kebersamaan, meningkatkan akselerasi pembangunan dengan kearifan lokal, serbuan teritorial, mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh bersama rakyat.

“Pembukannya baru hari ini (kemarin-Red), tapi pra TMMD sudah mulai tanggal 2 Juli, akan berakhir pada 8 Agustus nanti dengan melibatkan 150 prajurit TNI,” kata Dandim.

150 prajurit TNI terdiri dari Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) beserta staf 15 orang, dan SSK Satgas TMMD, dari Kodim 1710 Mimika 8 orang, Brigif 20-IJK 6 orang, Yonif 754/Kostrad 50 orang, Denka

tmmd

TINJAU-Wakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang didampingi Letkol Inf. Pio L. Nainggolan, Dandim 1710 Mimika, bersama tamu undangan meninjau lokasi pembangunan jembatan penghubung dari kegiatan TMMD ke-105 di Kampung Mandiri Jaya, Kabupaten Mimika

v 3 SC 29 orang. TNI-AL  5 orang, TNI-AU 5 orang dan SATRAD 432/Timika 10 orang.

 

Orang nomor satu di Kodim 1710 Mimika juga memaparkan, sasanran fisik kegiatan TMMD meliputi, penimbunan jalan poros kampung kawasan perkebunan masyarakat sepanjang 1.015 meter dengan lebar 8 meter dan tinggi 0,50 meter.

Lainnya, pembangunan sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) 3 unit untuk umum, ditambah bak penampungan air 3 unit dan sumur bor.  Termasuk pembangunan dua unit jembatan penghubung secara permanen.

Sedangkan sasaran kegiatan non fisik, meliputi bidang mental spiritual ibadah dan agama,  penyuluhan pertanian, peternakan,perkebunan,KB-Kesehatan, penyuluhan cinta tanah air, pemutaran film-film perjuangan , serta penyuluhan HIV/AIDS, Miras dan Narkoba.

Sama halnya dengan Wabup Bassang, Dandim juga berharap, seluruh akselerasi kegiatan fisik maupun non fisik dari kegiatan TMMD, bermanfaat bagi 350 Kepala Keluarga (KK) dan 900 jiwa warga yang mendiami Kampung Mandiri Jaya.

“Harapan kami, semua fasilitas yang dibangun, dijaga dan dirawat baik. Kami TNI sebagai inisiator dan motivator hanya ambil bagian dalam proses pembangunan untuk mendukung Pemerintah Daerah, dalam rangka akselerasi percepatan pembangunan daerah yang dianggap tertinggal dengan daerah atau kampung lain,” serunya.

Dengan endapat dukungan anggaran Mabes TNI-AD sebesar Rp362,5 juta, serta Pemkab Mimika sebesar Rp1,2 miliar, TNI selalu dan akan berbuat yang terbaik untuk masyarakat.

Sambung Dandim, dengan kondisi curah hujan tinggi yang hampir setiap hari mengguyur Kota Timika dan sekitarnya, dipastikannya tidak menggangu seluruh program kegiatan fisik maupun non fisik TMMD.

Terima Kasih dan Apresiasi

Pelaksanaan TMMD di Kampung Mandiri Jaya mendapat apresiasi langsung dari Elias Mirib.

Sebagai tokoh masyarakat dan juga perintis lahirnya Kampung Mandiri Jaya, Elias yang juga anggota Komisi C DPRD Mimika, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Mimika yang telah mendukung, dan secara khusus kepada TNI sebagai inisiator dan motivator giat TMMD.

“Mewakili warga Kampung Mandiri Jaya kami sampaikan terima kasih dan TMMD ini luar biasa menjawab kebutuhan dasar warga di kampung kami. Hasilnya benar-benar nyata dan untuk kelangsungan hidup warga kami,” tukasnya. (bersambung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.