Pria Gangguan Jiwa Pamer Organ Vital ke Karyawati Salon

Foto: Ist.
Pelaku sementara beraksi di depan salah satu salon kecantikan di Jalan Budi Utomo, Senin (15/7).

TIMIKA,TimeX

Seorang pria dewasa diduga mengalami gangguan jiwa lantas memamer dan merangsang organ vitalnya di hadapan karyawati salon, di salah satu salon kecantikan di Jalan Budi Utomo, Timika.

Aksi pelecehan seksual dengan cara bejat pada Senin (15/7) sekira pukul 12.00 WIT, sempat diabadikan oleh salah satu karyawati salon.

Adapun rekaman video aksi norak yang mengagetkan karyawati salon setempat, menurut rencana diserahkan ke pihak yang berwajib, agar yang bersangkutan ditangkap dan diproses hukum.

Dalam video berdurasi kurang dari 1 menit, nampak jelas pria ganguan jiwa mengenakan helm putih dengan masker penutup wajah warna hitam.

Pria tersebut juga diketahui memakai baju kameja warna biru, celana pendek warna merah muda (pink), dan memakai sepatu warna hitam.

Seva Wulandari, karyawati salon kepada Timika eXpress menceriterakan, aksi pria bejat yang tidak diketahui identitasnya waktu itu datang ke salon dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat.

Setibanya di depan salon, ia menghentikan sepeda motornya dengan mengarah ke pintu masuk salon.

Seva Wulandari bersama rekannya ketika itu melihat pelaku dari dalam salon, sementara salah satu rekannya sempat terlibat perbincangan dengan lelaki itu.

Entah setan apa yang merasuk pikirannya, tidak lama kemudian pria bejat itu mulai beraksi dengan mengeluarkan organ vitalnya lantas memainkannya (onani-Red).

Melihak aksi bejat pria tersebut, karyawan salon yang sempat berbincang dengannya langsung lari, dan bersama rekannya yang lain meneriakinya dari dalam salon, yang saat itu sepi pengunjung.

Mendengar teriakan histeris karyawati salon, pria bejat itu malah makin menjadi merangsang organ vitalnya, sebelum akhirnya pergi meninggalkan TKP.

“Kami sangat terganggu dan syok mba. Karena, tiba tiba melihat seperti itu. Dia memang memiliki kelainan, makanya dia PD saja,” tutur Seva.

Ketika ditanya plat nomor sepeda motor milik pria bejat, kata Seva bersama rekannya yang lain tidak melihat plat nomor kendaraan.

“Kami sempat lihak plat kendarannya tapi bagian depan saja, bagian belakang tidak ada. Motor yang dia pakai itu Honda Beat warna putih. Kami juga tidak perhatikan baik wajahnya, hanya saja laki-laki itu ciri-cirinya kulit hitam,” kata Seva.

Postingan video hasil rekaman tersebut Seva langsung posting pada akun facebook pemilik bernama Wulandari Sheva, dengan caption ‘Ad org stres n gila kelainan di depan salon…Tolong diamankan kerna mersahkan.

Postingan dengan tulisan bersambung ‘Tolong untuk para perempuan yang lihat orang ini dilempar batu saja….kelainan sex’,  hingga pukul 20:21 WIT sudah 9.600 tayangan, sembilan like, lima kali dibagikan dan delapan komentar, terhitung 7 jam setelah diposting.

Mirisnya, viralnya video yang beredar di laman  facebook dunia maya, sontak menuai banyak tanggapan warganet, sebab aksi bejat laki-laki tersebut sudah sering dan meresahkan kaum hawa sebagai targetnya.

Video pelecehan seksual itu juga dibagikan Wulandari ke Forum Jual Beli Timika (FJBT), dimana dalam forum tersebut pun banyak warganet mengutuk aksi pria bejat tersebut.

Sambung Seva, lima hari lalu ia mensinyalir pria bejat tersebut sempat datang ke halaman salon mereka tanpa memakai masker penutup wajah.

“Waktu itu kami sempat tanya, mau ngapain mas? Dia juga sambil senyum-senyum lalu pergi. Kemudian dia datang lagi,” kata Seva.

Ketika pria bejat tersebut kembali ke salon tempat dia bekerja, salah satu temannya sempat bertanya kepada pria itu.

“Mau ngapain mas?’ Tiba-tiba dia (laki-laki) langsung kasih keluar ‘anunya’ dan memainkannya,” terang Seva.

Seva mengaku merekam aksi bejat pria tersebut dan membagikannya ke laman media sosial, agar masyarakat Mimika tahu ada laki-laki yang memiliki kelainan.

Dengan demikian, diharapkan para kaum hawa di Mimika bisa lebih berhati-hati dan selalu waspada terhadap aksi pria bejat.

“Aksi laki-laki seperti itu juga sering dilakukan di depan Toko Batik. Saya minta pihak kepolisian segera mengamankan dan kalau bisa pria gangguan jiwa direhabilitasi sehingga tidak mengganggu dan meresahkan warga. Kami takutnya, kalau dia tukang ojek dan kemudian dia melakukan tindakan asusila terhadap penumpang, apalagi anak di bawah umur,” tegasnya.

Terpisah, Kompol I Nyoman Punia Wakapolres Mimika saat dikonfirmasi Timika eXpress melalui pesan singkatnya menuliskan akan meningkatkan patroli guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat. (aro)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.