Mariunus Tandiseno, Peraih Suara Tertinggi Pileg 2019

“Kalau dari sisi figur, saya ini hanya orang biasa dan saya juga tidak banyak memberi janji”

Foto: Linda B Langi/TimeX
Mariunus Tandiseno

TIMIKA,TimeX

Dalam Rapat Pleno Terbuka penetapan perolehan kursi dan calon terpilih Anggota DPRD Kabupaten Mimika pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika, di Graha Eme Neme Yauware, kamis (1/8), telah ditetapkan 35 orang yang akan duduk sebagai wakil rakyat lima tahun kedepan.

Dalam pembacaan perolehan suara tersebut diketahui Mariunus Tandiseno, Caleg dari Partai Golongan Karya (Golkar) Nomor Urut 1 Daerah Pemilihan (Dapil) III merupakan peraih suara tertinggi dalam Pileg 2019, dengan jumlah suara mencapai 5.066.

Jumlah suara tersebut terpaut cukup jauh dengan perolehan suara terbanyak kedua yang diraih oleh Amandus Y Gwijangge berjumlah 3.502 dari PKB, disusul Yustina Timang dengan jumlah suara 3.385 dari Partai Nasdem.

Ditemui Timika eXpress,  usai penetapan oleh KPU Mimika, pria kelahiran Toraja 28 Mei 1972, mengaku jumlah suara yang ia peroleh tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat pada dirinya.

Ia menyadari dari sisi figure dirinya termasuk orang low profile, namun ia bersyukur boleh mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk mewakilinya lima tahun ke depan.

“Kalau dari sisi figur, saya ini hanya orang biasa dan saya juga tidak banyak memberi janji,” katanya.

Karena itu, baginya, ribuan suara yang ia raub juga menjadi tanggung jawab cukup besar, karena dengan kepercayaan tersebut, maka ia harus memastikan aspirasi dari masyarakat harus benar-benar ia salurkan melalui keterwakilan masyarakat di lembaga legislatif.

“Kepada para pendukung yang sudah memilih saya, mudah-mudahan kepercayaannya bisa saya perjuangkan dan syukur-syukur bisa kita wajudkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk wilayah Dapil III, terdapat 160 Tempat Pemungutan Suara (TPS), dari sejumlah TPS tersebut pada umumnya ia peroleh suara di atas rata-rata dibanding Caleg lainnya.

“Semoga kepercayaan dari masyarakat ini bisa saya pegang. Ini adalah awal bagi saya, dan saya berharap bisa memperjuangkan apa yang menjadi kepentingan masyarakat di Dapil III secara khusus,” tambahnya.

Politisi Golkar ini menyampaikan dukungan baginya bukan hanya datang dari masyarakat Toraja, seperti yang disebut-sebut banyak orang, namun juga banyak warga lain yang mendukung. Apalagi lanjutnya, ketika menjadi wakil rakyat, maka tidak ada lagi pengkotak-kotakan soal Dapil, tetapi bagimana memikirkan kepentingan rakyat Mimika secara umum menuju Mimika yang lebih baik.

Menyangkut dengan penyelenggara ia menilai proses pemilihan tahun ini berjalan cukup baik dan terbuka, termasuk data yang ditetapkan hari ini (Kamis-red), sama dengan fakta di lapangan, karena masing-masing partai memiliki data.

Dengan proses demokrasi yang berjalan baik ini, ia mengharapkan kedepan dalam menjalankan tugas, DPRD Mimika bisa harmonis dengan pemerintah namun tetap menjalankan fungksi kontrol dalam bersinergi memajukan pembangunan untuk kepentingan masyarakat.

Sementara ditanya soal motivasinya maju sebagi anggota legislative pria berkaca mata ini mengungkapkan, tentunya tidak terlepas dari dukungan masyarakat, keluarga dan peluang yang ia lihat. Meskipun ini merupakan pertama kali dirinya mencalonkan diri dan justru tercatat sebagai peraih suara terbanyak.

“Saya melihat banyak hal yang butuh perhatian, dan melihat motivasi dari teman-teman dan masyarakat, Saya pikir ini menjadi momen bagi saya berbuat yang terbaik bagi masyarakat. Mungkin kalau hal kecil saya bisa bantu, kalau misalnya besar kita sama-sama perjuangkan,” katanya. (ozy/epy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.