Ribuan Umat Katolik Antar Uskup John ke Pemakaman

Foto: Ist./TimeX
KAWAL – Komunitas Pemuda Kei (KPK) Mimika mengkawal ambulance yang membawa jenazah Mgr John memasuki kompleks Transit Keuskupan Bobaigo Timika, Rabu (7/8).

TIMIKA,TimeX

Ribuan umat katolik di Kabupaten Mimika mengantar jenazah Mgr. John Philip Saklil Pr, Uskup Keuskupan Timika, diringi doa serta tangisan air mata ke tempat pemakaman imam-imam Diosesan Keuskupan Timika di Kompleks Rumah Transit Bobaigo, Jalan Cenderawasih, SP 2, Rabu (7/8) sore.

Prosesi perarakan jenazah Uskup John dari Gereja Paroki Katedral Tiga Raja Timika menuju makam ditempuh dengan jalan kaki sehingga memakan waktu kurang lebih dua jam dalam jarak sekitar lima kilometer.

Bahkan ditengah rintik hujan, tidak menyurutkan semangat ribuan umat katolik mulai dari anak-anak hingga orang dewasa mengantar jenazah Uskup John, diiringi  doa rosario dan lagu-lagu pujian.

Jalannya prosesi perarakan dikawal aparat gabungan TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan sejumlah Ormas di Timika.

Ibadat pemakaman dipimpin oleh Pastor Marthen Kuayo, Pr Administrator Keuskupan Timika yang baru dipilih beberapa jam sebelum misa arwah Uskup John.

Setelah pemakaman dilanjutkan peletakan karangan bunga oleh kelima Uskup tamu, pastor dan suster-suster, Forkopinda Provinsi Papua, Kabupaten Mimika, Natalis Tabuni, Bupati Intan Jaya, sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Sebelum jenazah dibawa ke pemakaman diawali misa arwah atau requiem di Gereja Paroki Katedral Tiga Raja Timika dipimpin Mgr Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo Pr Ketua KWI.

Turut hadir Mgr Hilarion Datus Lega Uskup Keuskupan Manokwari, Mgr Paskalis Bruno Syukur, OFM Uskup Keuskupan Bogor, Mgr Ewaldus Martinus Sedu Pr Uskup Keuskupan Maumere dan  Mgr Aloysius Murwito, OFM Uskup Keuskupan Agast serta puluhan imam.

Misa berlangsung khidmad penuh haru karena lagu-lagu pujian yang dinyanyikan Paduan Suara (PS) Gema Nafiri, merupakan karya ciptaan Uskup John.

Setelah misa dilanjutkan dengan pemberkatan jenazah, penghormatan terakhir dari biarawan-biarawati, kemudian jenazah Uskup John diarak keluar dari gedung gereja ke ambulance. Di halaman gereja umat dari Suku Kamoro menyambut jenazah Uskup dengan tarian adat.

Belasungkawa dari Paus Fransiskus

Diakhir misa, Mgr Ignatius Suharyo Pr, Ketua KWI membacakan pesan belasungkawa dari Paus Fransiskus yang disampaikan melalui Sekretaris Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin.

“Bapak Suci Paus Fransiskus turut berduka setelah mengetahui meninggalnya Uskup John Philip Saklil secara tak terduga. Beliau mengirimkan belasungkawa yang tulus kepada klerus, kaum religius, umat beriman, keluarga, dan seluruh umat Keuskupan Timika dan Keuskupan Agung Merauke seraya mengucap syukur atas tahun-tahun pelayanan imamat dan episkopat Uskup John Saklil,” kata Kardinal Parolin.

Pemimpin Gereja Katolik itu juga memberikan berkat apostolik kepada umat Keuskupan Timika dan Keuskupan Agung Merauke yang ditinggalkan oleh Mgr John Philip Saklil.

Ucapan duka cita atas meninggalnya Mgr John Saklil juga disampaikan oleh Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Mgr Piero Pioppo.

“Sambil mengungkapkan rasa belasungkawa, saya juga berbagi iman dalam Tuhan kita yang bangkit yang telah menerima Mgr John dalam Kerajaan Surgawi sembari berdoa bagi istirahatnya yang kekal. Mari kita meminta kepada Uskup John yang hidup selamanya dalam keabadian untuk selalu mendoakan kita dan tidak meninggalkan kita,” kata Nuncius Pioppo yang tidak sempat menghadiri pemakaman Mgr John Philip Saklil di Timika.

Mgr Mandagi dan Pastor Marthen Gantikan Tugas Mgr John

Sebagai kelanjutan tugas kegembalaan Gereja Keuskupan Timika setelah meninggalnya Uskup Keuskupan Timika Mgr. John Philip Saklil, Dewan Konsultores menunjuk Pastor Marthen Ekowaibi Kuayo Pr sebagai administrator diosesan Keuskupan Timika.

Berita acara pemilihan Administrator Diosesan Keuskupan Timika secara resmi dibacakan oleh Mgr. Ignatius Suharyo Uskup Agung Jakarta yang juga Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) usai misa arwah Uskup John di Gereja Katedral Tiga Raja, Rabu (7/8).

Pemilihan Administrator Diosesan Keuskupan Timika kata Mgr. Ignatius Suharyo, berdasarkan Kitab Hukum Kanonik (KHK) Kanon 419-430 yang menyatakan bila tahta kosong karena meninggalnya Bapak Uskup, maka dipilih seorang Administrator Diosesan oleh Dewan Konsultores yang akan melayani keuskupan sampai terpilihnya uskup baru yang ditunjuk oleh Tahta Suci Vatikan.

Pemilihan Pastor Marthen Ekowaibi Kuayo, Pr yang adalah Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Timika oleh Dewan Konsultores, Kuria, Dekan dan Dewan Keuskupan serta perangkat administratif gereja, ini melalui rapat di Kantor Keuskupan Timika dihadiri dan dipimpin langsung Mgr. Ignatius Suharyo.

Rapat pada Rabu mulai pukul 08:00 – 09:00 WIT.

Dalam berita acara pemilihan Administrator Diosesan Keuskupan Timika, juga menerangkan pelaksanaan tugas Pastor Marthen Kuayo mulai berlaku sejak diumumkan pada Rabu, 7 Agustus 2019.

Selain itu, untuk mengisi kekosongan Administrator Apostolik Keuskupan Agung Merauke, yang ditinggalkan Mgr. John Philip Saklil, Pr, Tahta Suci Vatikan, Paus Fransiskus secara resmi telah menunjuk Uskup Amboina, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC.

Dalam dokumen Vatikan, Paus Fransiskus mengangkat Yang Mulia Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC menggantikan Uskup John sebagai Administrator Apostolik Seda Plena Keuskupan Agung Merauke sejak 27 Juli 2019 lalu, karena telah meninggal dunia pada 3 Agustus lalu. (epy/ozy/(vis)

Riwayat Hidup Mgr John

  • Yohanes Philipus Saklil, Pr lahir di Kokonao, Mimika Barat pada 20 Maret 1960.
  • Tahbisan Presbiterat di Jayapura, 23 Oktober 1988.
  • Ditunjuk sebagai Uskup Timika pada 19 Desember 2003.
  • Dikonsekrasikan sebagai Uskup pada 18 April 2004; Konsekrator Utama ialah Mgr. Leo Laba Ladjar OFM, didampingi Ko-Konsekrator Mgr. Jacovus Duivenvoorde MSC dan Mgr. Aloysius Murwito OFM.
  • Merupakan Uskup pertama Keuskupan Timika yang didirikan pada 19 Desember 2003 sebagai pengembangan dari Keuskupan Jayapura.
  • Sebagai Uskup Timika, bertindak sebagai Ko-Konsekrator saat Konsekrasi Uskup Agung Merauke, Mgr. Nicolaus Adi Seputra MSC.
  • Ketua Komisi Kepemudaan KWI Periode 2009-2015.
  • Ketua Komisi PSE KWI Periode 2015-2021.
  • Anggota Presidium KWI, Perwakilan Propinsi Gerejawi Papua (2018-2021).
  • Ditunjuk menjadi Administrator Apostolik Keuskupan Agung Merauke pada 27 Juli 2019.
  • Meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika dalam usai 59 tahun pada Sabtu 03 Agustus 2019.
  • Dimakamkan pada Rabu 07 Agustus 2019 di pemakaman para imam diosesan Keuskupan Timika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.