Umat Masjid Miftahul Huda LDII Kurbankan 32 Hewan

Foto: Yosefina Dai Dore/TimeX
SEMBELIH – Umat muslim di Masjid Miftahul Huda LDII di Jalan Hasanuddin menyembelih hewan kurban pada Minggu (11/8).

TIMIKA,TimeX             

Perayaan Idul Adha 1440 Hijriah atau 2019 Masehi jatuh pada Minggu (11/8). Umat muslim di Masjid Miftahul Huda LDII di Jalan Hasanuddin nomor 9 melaksanakan shalat Idul Adha dan menyembelih 32 hewan kurban, terdiri dari 18 ekor sapi dan 14 ekor kambing. Hewan kurban ini dibeli menggunakan dana umat sebesar Rp 438 juta yang dikumpulkan sejak tahun 2018 lalu.

“Jadi dana untuk pembelian hewan kurban ini dititipkan umat di pengurus masjid sejak tahun 2018 lalu. Mereka bisa titipkan kapan saja dan dalam jumlah berapa saja,” jelas Ustad Lanjar Eko Susilo, Ketua Panitia Perayaan Idul Adha Masjid Miftahul Huda LDII saat ditemua Timika eXpress usai Shalat Idul Adha.

Daging hewan kurban ini ujarnya, dibagikan kepada tiga ribu  kaum dhuafa di wilayah sekitar masjid, wilayah Gorong-gorong, Kampung Utikini Baru (SP 12), Kampung Bhintuka (SP 13) dan Kampung Mulya Kencana atau SP 7.

Ia menerangkan sekira pukul 07.00 WIT para jamaah berkumpul di luar masjid mengikuti Shalat Idul Adha dipimpin Uztad Ahmadun dengan penceramah H Eddy W. Suryono.

H Eddy dalam ceramahnya mengungkapkan hari raya Idul Adha ini merupakan perayaan umat islam yang hanya dirayakan setahun sekali untuk merayakan peristiwa kurban Nabi Ibrahim yang bersedia mengorbankan Ismail putranya kepada Allah, kemudian digantikan oleh-Nya dengan seekor domba.

“Jadi semua umat islam dapat ikut berpartisipasi dalam perayaan ini karena ini merupakan amal yang baik,” katanya.

Poin terpenting dalam merayakan hari raya Idul Adha ini kata Eddy, perlu adanya gelora dalam diri orangtua untuk berperan dalam mendidik anaknya dengan baik seperti Nabi Ibrahim.

Eddy berharap umat islam mampu menghayati nilai-nilai dan mengamankan nilai-nilai ketaqwaan dan keimanan yang kokoh. Berbagai cara dilakukan untuk mewujudkan anak yang sholeh, hal ini membutuhkan peran orangtua dalam mendidik anak-anaknya.

Sementara Ustad Ahmadun  menjelaskan semua hewan  kurban ini dibeli dari berbagai pemasok daging semuanya sudah melalui berbagai proses pemeriksan dan memenuhi standar.

“Jadi ini adalah kurban terbaik yang kita terima dari semua kurban yang ada,” kata Ustad Ahmadun yang didampingi H Eddy.

Masih di tempat yang sama, Erma selaku Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan Kabupaten Mimika menjelaskan dari pemeriksaan hewan kurban yang berasal dari tiga pemasok hewan di Timika ada sembilan ekor sapi tidak layak dijadikan hewan kurban. Di antaranya tiga ekor sapi dipemasok oleh Sawin di kilometer 7, dimana sapinya masih terlalu kecil sehingga tidak layak. Kemudian satu ekor sapi dari Danos di kilometer 7  bengkak di bagian ekor dan satu ekor albino juga tidak layak. Selanjutnya sapi yang dipemasok oleh Dani di SP1 satu ekor kakinya bengkak dan dua ekor albino.

Sementara Yosefin Sampelino Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Mimika yang memantau jalannya pemotongan hewan kurban mengaku tempat pemotongan sudah memenuhi standar sudah disemen, luas, bersih, airnya lancar,  pengulitan, pemotongan daging tulang dibagi dengan sangat baik.

Pembagian daging juga menggunakan kantong plastik putih transparan itu sudah sangat sesuai standar.

Tepat pukul 16.00 WIT panitia perayaan Idul Adha Masjid Miftahul Huda LDII didampingi Haji Eddy W Suryono membagikan tiga ribu kantong daging kurban kepada umat muslim.

Dari tiga ribu kantong sekira 500 bungkus untuk umat islam di Masjid Miftahul Huda LDII sendiri sisanya dibagikan kepada fakir miskin dan duafa di SP 7, SP 13 dan SP 3.

Eddy berharap adanya pembagian ini terjalin kedekatan antara umat islam di wilayah Timika dan mereka bisa mendapat berkah dari perayaan ini. (a33)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.