Rayakan Idul Adha 1440 H, Ustad Agusalim Tekankan Kurban Tanda Cinta

Foto: Indri/TimeX
CERAMAH – Ustad H Agusalim Abu Bakar membawakan ceramah Shalat Idul Adha 1440 H di Lapangan Timika Indah, Minggu (11/8).

TIMIKA,TimeX

Ustad H Agusalim Abu Bakar dalam ceramahnya Shalat Idul Adha 1440 H di Lapangan Timika Indah  menekankan kurban tanda cinta tidak jauh dari tema yang diusung dalam perayaan kurban tahun ini yakni “Kurban Cermin Solidaritas Sosial”. Shalat Idul Adha dipimpin oleh Ustad Gus Mursyid S.QAl Hafids dan dihadiri ribuan umat muslim.

Sebelum sholat dimulai Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Mimika menuntun para jamaah mengenai tata cara sholat  Idul Adha yang benar.

Ustad Agusalim dalam ceramahnya mengangkat kisah tentang Nabi Ibrahim dan Siti Hajar istrinya yang mendapat wahyu untuk menyembelih putranya Ismael. Belajar dari kepatuhannya, ketaatan bahkan kesabaran  sebagai bukti ketaqwaan kepada Allah SWT.

Menurutnya dengan kesetiaannya itulah Allah telah mengganti korban penyembelihannya dengan seekor binatang ternak.

“Itulah yang hingga kini menjadi tradisi islam dimana pada hari raya Idul Adha, bahwa setiap keluarga yang mampu dapat menyembelih ternak untuk dibagikan kepada orang yang tidak mampu,” ujar Ustad Agussalim.

Bukti lain dari keutamaan Nabi Ibrahim lanjutnya adalah sifat  demokratis  dan sifat mengutamakan keutuhan keluarga dikala menerima wahyu untuk menyembelih putranya Ismail.

Ia mengatakan setiap kali Idul Adha Rasulullah SAW membeli dua ekor domba gemuk bertanduk berbulu putih bersih. Dia mengimani shalat dan berkhotba sesudah itu dia mengambil seekor dari domba itu meletakan telapak kakinya di sisi tubuh domba seraya berakata ‘Ya Allah terimalah ini dari Muhammad dan umat Muhammad’.

Lalu ia menyembelih domba dengan tangannya sendiri. Maka sejak itulah setiap tahun di seluruh dunia islam sembelih binatang ternak.

“Hari ini kita kembali berkurban, kita kembali mendekatkan diri kepada Allah dan mendekatkan diri kepada sesama khusus mereka yang sengsara,” katanya.

Roni Irnawan Sekretaris PHBI mengatakan tahun ini ada 65 titik shalat. Selain di Lapangan Timika Indah sebagian jemaah di masjid-masijd.

Kurbankan 594 Hewan

Sementara pada tahun ini umat muslim di Kabupaten Mimika mengurbankan 594 hewan, terdiri dari 323 ekor sapi dan 271 ekor kambing. Hewan kurban ini sumbangan dari masyarakat muslim.

Hal ini disampaikan La Itam Gredenggo Ketua PHBI Kabupaten Mimika saat memberikan sambutan di Lapangan Timika Indah, Minggu (11/8).

Selain itu Umar Habib Wakil Ketua I PHBI meminta agar seluruh umat muslim dapat memahami kondisi ini.

“Kita kan tidak mendapat bantuan tahun ini, jadi jangan ada yang menanyakan mengapa hanya sedikit kurbannya atau mengapa kami tidak dapat,”  katanya.

Umar mengungkapkan kurban yang berhasil dikumpulkan dari PHBI adalah hasil dari sumbangan masyarakat muslim dan semuanya sudah berikan ke masjid-masjid.

Harapnya apapun yang diperoleh saat ini patut disyukuri saja.

“Kita beryukur sajalah tetapi harapkan kita kedepan kita semua dapat menyubangkan kurban untuk dapat diberikan kepada saudara-saudara kita yang berkekurangan,” katanya.

Berkorban

Umat muslim Kabupaten Mimika diharapkan mau berkorban bagi siapa saja tanpa memandang status sosial. Dengan meneladani Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan anaknya Ismail sebagai korban sembelih kepada Allah SWT.

Umat muslim perlu mengikis habis sifat egois dan berani berkorban dengan iklas. Mengorbankan sesuatu yang terbaik sebagai anjuran dari  Allah.

Demikian ditekankan Haji Abdul Mutalib Elwaan Ketua Dewan Masjid Mimika selaku  Khotib dalam ceramah di hadapan ratusan umat muslim saat sholat  Idul  Adha 1440 H di Masjid Besar AL-Furqan Jalan Ahmad Yani.

Sebagai umat ujar Abdul, harus bersyukur atas nikmat iman islam dan hidayah dan atas  segala nikmat yang telah diberikan terutama nikmat berupa umur panjang dan kesehatan, baik jasmanai maupun rohani sehingga dapat bertemu di hari raya ini.

Ia mengajak selain mensyukuri segala rahmat dan hikmat yang agung sekalian dapat melakukan amal ibadah dengan baik agar hidup mendapat kebahagian abadi dan ridho dari Allah SWT. Berjuang dengan sekuat tenaga untuk memakmurkan dunia dengan amal soleh bimbingan wahyu ilahi dan menerangi  alam jagat raya sehingga membawa kedamaian, ketentraman dan kemakmuran merata.

Hari raya Idul Adha ini katanya, semua umat islam diperintahkan menjalani sholat Idul Adha serta menyembelih hewan kurban baik berupa lembu, kambing dan unta.

Perintah ini pada mulanya berawal dari syariat Nabi Ibrahim melalui ujian yang diberikan Allah agar menyembelih Ismail putranya sebagai kurban persembahan.

Perintah ini sebagai ujian diberikan Allah kepada Ibrahim melalui mimpi agar menyembelih putranya dan ia menerimanya, yaitu malam tanggal 8, 9 dan 10 djulhijah. Sebagaimana disampaikan  di dalam Alquran surat Al Safat ayat 102.

Menurutnya kehidupan materialistik dan egoistik sebaiknya dihilangkan namun mengedepankan keteladanan rela berkorban demi kepentingan agama di dalam masyarakat yang terus membangun yang mau berkorban dengan iklas baik harta dan tenaga untuk negara dan orang lain. Apalagi masyarakat dunia yang mengalami gejolak baik tidak stabil ekonomi maka dibutuhkan satu kerelaan berkorban sangat ditunggu.

Di Masjid Al-Furqon menyembelih dua ekor sapi dan satu ekor kambing dibagikan kepada kaum dhufa. (a-32/a30)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.