Ketua Lemasko Tutup Usia

Foto: Ist./TimeX
Robertus Waropea

TIMIKA,TimeX                                              

Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko), Robertus Waropea tutup usia atau meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Caritas Timika, Rabu (14/8) petang.

Marianus Maknaipeku, Wakil Ketua Lemasko saat dihubungi Timika eXpress via ponselnya tadi malam, membenarkan khabar duka meninggalnya Robertus Waropea.

“Benar suadara, Pa Robert meninggal sore tadi (Rabu-Red) sekitar pukul 16.00 WIT di Caritas (RSMM). Dia meninggal diusia 49 tahun,” terang Marianus.

Menurut Mantan anggota DPRD Mimika periode 2004-2009, almarhum Robert kerap ia disapa, meninggal dunia karena menderita penyakit dalam dan sejak tiga bulan lalu sering keluar masuk rumah sakit, baik di Timika maupun di beberapa kota di Indonesia.

“Kalau di Caritas sudah dirawat selama satu minggu,” kata Marianus menambahkan rencana jenazah akan disemayamkan di kediamannya di Nawaripi.

Dikatakan pula, jenazah almarhun hingga Rabu tadi malam, pukul 20:30 WIT, masih disemayamkan di RSMM, karena menurut rencana diarak ke rumah duka oleh keluarga dan masyarakat.

Almarhum Robertus Waropea, ayah dari empat putra ini lahir di Kokonao pada 15 Desember 1970.

“Tiga dari empat anaknya sedang mengikuti kuliah di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) di Manado-Sulawesi Utara (Sulut).

Sedangkan anak bungsu sementara duduk di bangku salah satu SMP di Timika.

Robert Waropea merupakan Ketua Lemasko dua periode, setelah kembali terpilih pada periode kedua 2019-2024 melalui Musyawarah Adat (Musdat) ke-V di MPPCC LPMAK selama dua hari, sejak Selasa-Rabu, 9-10 April 2019 lalu.

Robertus juga tokoh penting bagi masyarakat asli Mimika, pernah menjadi Ketua Badan Musyawarah (BM) pada Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme Kamoro (LPMAK).

Juga pernah menduduki kursi DPRD Mimika terpilih periode 2014-2019, perwakilan dari Partai Demokrat.

Namun, sebelum purna tugas menjadi anggota dewan, Robertus mengundurkan diri pada tahun 2018 lalu ikut bursa Pilkada Bupati Mimika periode 2019-2024.

Dalam kontestasi politik Pilkada tersebut Robertus menggandeng Alberth Bolang sebgaai wakil dengan jargon ‘RnB’.

Di mata Marianus, sosok Robertus yang dikenalnya adalah seorang penulis dan analisator.

“Dia (almarhum)  adalah tokoh penting dan tokoh muda Kamoro yang inspirator. Susah dapat orang seperti dia yang luar biasa. Kepergiannya membuat seluruh masyarakat  dari Nakai sampai Waripi benar-benar kehilangan, karena dia sudah buat banyak hal memajukan orang asli, khususnya Suku Kamoro,” ungkap Marianus.

Ia menambahkan, hal besar yang sudah dibuat almarhun, yaitu memprakarsai sampai hingga dibangunnya gedung dua lantai Kantor Lemasko, yang tidak lama lagi diresmikan.

Sementara, Alberth Bolang yang merupakan tandem almarhum saat maju Pilkada Mimika 2018 lalu, melalui akun facebooknya mengungkapkan, ‘Kaget bercampur sedih dan rasa duka yg mendalam, Tuhan menyambutmu di Sorga kawan sejati Alm. Bp Robertus Waraopea, SH.

(Pasanganku saat Pilkada Bupati & Wakil Bupati Mimika tahun 2018, dgn Julukan RnB), Putra Kamoro terbaik dgn Jabatan sebagai Kepala suku besar Suku Kamoro LEMASKO dan Ketua Badan Pengurus LPMAK. Kel. Bolang Kandouw Turut berduka cita dan TURUT SEPENANGGUNGAN bersama kel. besar Waraopea Kaunang,” tulis Alberth. (vis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.