TP-PKK Mimika Sosialisasi Manfaat Toga

Foto: Santi/TimeX
SOSIALISASI – Peserta sosialisasi TOGA foto bersama narasumber dan TP-PKK Mimika usai kegiatan di Hotel Horison, Kamis (15/8).

TIMIKA,TimeX

Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Mimika sosialisasi manfaat Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada kader PKK maupun petugas Posyandu di Hotel Horison Timika, Kamis (15/8).

Sosialisasi apotik hidup ini dibuka oleh Ny Dewi Wakum mewakili Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika. Bertindak sebagai pemateri Lodrik dari Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (Distanbun), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Yohana Arwam pegiat tanaman hias dan obat-obatan.

Ny Dewi Wakum mewakili Ketua TP-PKK Mimika dalam sambutan menyampaikan tanaman obat atau apotik hidup tidaklah asing bagi masyarakat sekarang ini.

Bahkan ia mendorong masyarakat dapat kembali menggunakan obat-obatan tradisional dan melestarikan tanaman obat keluarga.

“Untuk memiliki tanaman obat atau apotik hidup kita bisa manfaatkan sebagian tanah untuk ditanami tanaman obat-obatan, dan ini sangat berguna untuk keperluan keluarga kita nanti kedepannya,” tutur Dewi. Obat-obatan tradisional ujanya, dapat digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Obat-obatan tradisional umumnya lebih aman karena bersifat alami  dan efek samping yang timbul lebih sedikit dibandingkan obat lain.

Tanaman obat ini lanjutnya, memiliki beragam jenis mulai dari bumbu-bumbu yang digunakan ibu-ibu memasak juga tanaman hias menjadi di pekarangan rumah, bahkan pohon dan rumput yang dapat digunakan sebagai obat. Tinggal bagaimana ibu-ibu PKK dan kader-kader Posyandu maupun masyarakat umum dapat mengetahui serta memanfaatkan dengan baik. Itulah sebabnya TP-PKK Kabupaten Mimika mengadakan sosialisasi manfaat pekarangan untuk tanaman obat ini dipandang penting dan sangat baik.

Dewi berharap masyarakat Mimika, instansi teknis bisa bersinergi bersama-sama mengelola dan mengembangkan tanaman obat keluarga guna kebutuhan sehari-hari juga bisa menjadi sumber pendapatan ekonomi masyarakat.

Sementara Ny Mince Rombe dalam laporan panitia mengatakan, tujuan kegiatan sosialisasi ini untuk mengenalkan kepada kader PKK, kader Posyandu tentang pentingnya tanaman obat yang sering dijumpai dan cara membudidayakan tanaman obat yang baik.

“Tanaman obat keluarga pada sebidang tanah yang ada di halaman rumah, kebun atau ladang yang digunakan untuk membudidaya tanaman berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan,” ungkapnya. (san)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.