Yopi: Masyarakat Papua Demo Bentuk Luapan Emosional

TIMIKA,TimeX

Yosep Yopi Kilangin tokoh masyarakat Kabupaten Mimika menanggapi aksi demo masyarakat Papua dan Papua Barat atas kasus persekusi mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang sebagai bentuk luapan emosional yang lama dipendam dan reaktif dilakukan secara spontanitas tidak saja oleh pejabat pemerintah baik gubernur sampai bupati namun aksi ini juga oleh orang Papua pada umumnya.

Foto: Antonius Djuma/TimeX
Yosep Yopi Kilangin

“Situasi yang terjadi saat ini bukan sesuatu yang baru saja terjadi seketika ini, namun ungkapan perasaan yang lama dipendam,” tutur Yopi saat ditemui Timika eXpress di sela-sela menghadiri acara peresmian Ikatan  Masyarakat Adat Amugme dan Kamoro (IMA-AMKO) di Jalan Belibis, Selasa (20/8).

Ketua DPRD Mimika Periode 2004-2009 ini menekankan kejadian ini menjadi catatan penting bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia dari barat sampai ke timur agar dapat menerima Papua secara utuh dan menyambut Papua di dalam Indonesia.

Indonesia ia menilai belum sepenuhnya merebut hati orang Papua, bukan hanya orang kecil tapi ini juga berlaku pada pejabat sekalipun.

Sebagai orang Papua Yopi meminta agar dapat memberikan kebebasan kepada masyarakat Papua untuk mengekspresikan dirinya, apa yang terpendam dalam hati, janganlah meredamnya dengan kekuatan aparat keamanan.

Bahkan ia juga mempertanyakan kebhinekaan Indonesia yang harusnya dijunjung tinggi.

Ia berharap pemerintah maupun aparat keamanan sebagai alat negara dapat merubah cara pendekatan terhadap orang Papua.

Selain itu ia menitipkan pesan kepada mahasiswa Papua lagi berada di kota studi di Jawa lebih mendekatkan diri kepada pemerintah setempat, dan berharap pemerintah setempat dapat memberikan pengamanan yang baik di sana.

Sementara kepada Pemerintah Provinsi Papua ia berharap terus membangun koordinasi secara intens dengan pemerintah setempat agar dapat memberikan pengamaman dan membuat mahasiswa merasa aman selama di kota studi.

Sementara Arden Temorubun Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mimika yang barusan dilantik mengatakan kejadian ini sudah dibicarakan bersama kelompok Cipayung guna menyikapi hal ini, tidak saja dengan melakukan aksi turun ke jalan tapi juga akan ada seminar dengan mengedepankan menjunjung tinggi nilai nasionalisme, kesatuan dan persatuan bangsa. (a32)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.