Disperindag Godok Aturan Penertiban Pengecer BBM dan Pertamini

TIMIKA,TimeX

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika tengah menggodok aturan penertiban pengecer Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Pertamini milik masyarakat yang berjualan di pinggir jalan Kota Timika.

Pengecer BBM dan Pertamini pasti dilarang tetapi melihat penjualan itu juga merupakan mata pencaharian masyarakat maka akan dibuat aturan.

Foto: Santi/TimeX
Bernadinus Songbes

“Di sisi lain kita harus lihat kebutuhan masyarakat juga makanya aturannya sedang kami siapkan. Kemungkinan mereka bisa berjualan jika SPBU sudah tutup karena pasti ada tukang ojek atau kendaraan lain yang tidak sempat isi di SPBU maka mau tidak mau harus isi di Pertamini atau eceran,” tutur Bernadinus Songbes Kepala Disperindag saat ditemui Timika eXpress di Pasar Sentral, Jumat (23/8).

Mantan Sekretaris KPU Mimika ini mengemukakan ada juga masyarakat yang tidak sabar mengantri panjang di SPBU maka lebih memilih alternativ gampang mencari pengisian di Pertamini atau BBM eceran. Oleh sebab itu pemerintah melalui Disperindag sedang membuat aturannya.

Penertiban ini baru dilakukan pada November mendatang. Mereka dilarang menjual pada pagi hingga sore, dan baru diijinkan jual malam hari saat SPBU sudah tutup.

“Tapi kalau yang eceran-eceran yang jualannya sampai bahu jalan itu pasti sudah ditertibkan oleh Satpol PP dan kalau mereka jual ke belakang dan tidak ke bahu jalan maka itu hanya boleh di malam hari setelah aturan itu kami keluarkan,” ujarnya.

Pertamina ujarnya, sudah menyerahkan sepenuhnya aturan penertiban ini kepada Disperindag Mimika mengingat Pertamina tidak bisa sepenuhnya mengawasi dan mengetahui permasalahan yang terjadi di lapangan.

“Ini sudah kita sepakati pada Bulan Juli lalu dan memang sebenarnya yang hanya bisa menyalurkan BBM hanya dari SPBU, tapi nanti kami buat aturan masyarakat boleh jual tapi saat malam hari saja ketika SPBU tutup, karena itu juga merupakan mata pencaharian mereka untuk keluarga,” pungkasnya. (san)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.