Bupati Tinjau Sejumlah Pekerjaan Fisik, Sebagian Proyek Dikerjakan Multi Years

“Jadi saya inginkan agar semua kabel listrik, kabel Telkom, atau sejenisnya ditanam di dalam tanah agar tidak buat kotor di atas jalan, kedepan semua harus seperti itu”

Foto: Indri/TimeX
TINJAU – Eltinus Omaleng, Bupati Mimika (tengah) bersama Roberth Mayaut Kadis PUPR (kiri) bersama Kabag Pertanahan Fritz Hombore (kanan), serta Marthen Paiding, Pj Sekda Mimika saat meninjau pembangunan area Bandara Mozes Kilangin, Selasa (10/9).

TIMIKA,TimeX
Eltinus Omaleng Bupati Mimika, Selasa (10/9) meninjau langsung sejumlah pekejaan fisik (proyek), guna memastikan progres dan tahapan pekerjaan. Dari hasil kunjungan tersebut, bupati menyebutkan, sejumlah proyek akan dilaksanakan secara multi years.
Beberapa pekerjaaan yang dikunjungi Eltinus Omaleng, diantaranya pekerjaan jembatan di Jalan Cenderawasih SP 2 dan pembangunan bundaran di jalan menuju Bandar Udara Mozes Kilangin.
Untuk pekerjaan jembatan di kali Selamat Datang SP 2, saat ini sedang dalam proses pengerjaan oleh PT Bangun Utama Nusantara dengan anggaran sebesar Rp 13 miliar.
Menurut bupati, sesuai hasil pantauannya bersama Robert Mayaut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pekerjaan jembatan yang bentangannya mencapai 30 meter dan lebar 9 meter ini akan rampung pada November mendatang.
Saat ini tahapannya sudah sampai pada pengecoran cincin jembatan dengan ketinggian kurang lebih 4 meter. Nantinya sisi kiri dan kanan jembatan akan dibangun trotoar dengan lebar masing-masing 3 meter.
Dikatakan bupati untuk semua pembangunan fisik pada tahun 2019 harus dituntaskan, terutama pekerjaan-pekerjaan sifatnya mendukung Pesparawi dan PON XX 2020.
“Jadi saya inginkan agar semua kabel listrik, kabel Telkom, atau sejenisnya ditanam di dalam tanah, agar tidak buat kotor di atas jalan, kedepan semua harus seperti itu,” ungkap bupati.
Mengenai perkerjaan fisik seperti jalan direncanakan dilakukan secara multi years.
“Supaya jalan ini kita bikin bagus sampai di Kuala Kencana, jadi nanti tamu-tamu datang mereka lihat kota kita sudah bagus,” tegas bupati.
Tambah bupati, selain pembangunan Jalan Cenderawasih dan jembatan selamat datang, beberapa pekerjaan fisik yang sedang digenjot, seperti pembuatan bundaran di depan PT Petrosea, yang masih dalam proses pelelangan dengan anggaran digelontorkan Pemkab Mimika melalui APBD sebesar Rp 2 miliar .
Sementara untuk bundaran dan tugu KHUT (Kaonak) di pertigaan Jalan Bandara Terminal baru Mozes Kilangin yang sementara dikerjakan, dipastikan rampung November. Untuk pekerjaan ini anggarannya mencapai Rp 2,3 miliar lebih, dengan luas bundaran mencapai 80 meter persegi.
Saat ini dalam tahap pengecoran dasar dikerjakan oleh CV. Aborigin.
“Pokoknya pekerjaan ini harus diselesaikan secepatnya, jangan sampai ada pemalangan lagi. Pekerjaan ini sempat terhenti karena adanya larangan dari warga yang mengaku sebagai pemilik lahan,” katanya.

Merespons masalah ini bupati langsung memanggil Bagian Pertanahan serta pemilik lahan untuk sesegera mungkin persoalan ini diselesaikan.
“Selesaikan dengan cepat, supaya pekerjaan ini cepat, karena kita mau jadi tuan rumah Pesparawi dan PON, jadi kota harus bagus,” pungkas bupati. (a30)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.