Warga RT 28 Gembira Jalan Kelimutu Diaspal

Foto: Echi/TimeX
RATAKAN – Sebuah alat berat walas sementara meratakan badan Jalan Kelimutu pada Selasa (10/9).

TIMIKA,TimeX

Warga RT 28 Kelurahan Kwamki Baru, Distrik Mimika Baru merasa gembira kondisi Jalan Kelimutu yang dibangun rabat semen selama ini mengalami kerusakan cukup berat kini mulai diperbaiki untuk diaspal. Jalan ini dari pertigaan Jalan Cenderawasih tembus Jalan C Heatubun.

Pantauan Timika eXpress pada Selasa (10/9) di lokasi terlihat beberapa pekerja sementara sibuk masak aspal dalam drum di pinggir jalan masuk itu. Sementara sebuah alat berat excavator merapikan gundukan tailing dan wales meratakan dan memadatkan permukaan jalan.

Seorang pekerja yang tidak mau namanya dipublikasi menyebutkan anggaran pengaspalan ruas jalan itu diperkirakan senilai satu miliar lebih. Namun sumber dananya, siapa kontraktor pemenang tender dan lamanya waktu pekerjaan ia tidak sampaikan secara rinci. Di tempat itu juga tidak terlihat pemasangan papan nama proyek.

Sumber ini juga mengaku selain Jalan Kelimutu pengaspalan sampai di lorong-lorong rumah warga yang sudah ditailing.

Sementara Kanisius Padi Pati, seorang warga yang sudah 20 tahun berdomisili di kawasan tersebut menyambut gembira atas peningkatan status jalan rabat semen menjadi aspal. Bahkan ia berterimakasih dengan program pemerintah ini yang telah melihat kondisi Jalan Kelimutu. Kerinduan warga akan perbaiki jalan ini memang sudah sangat lama.

“Karena sejak masuk dan tinggal di sini, saya yang timbun sepanjang jalan ini dari pertigaan Jalan Cenderawasih hingga sampai lahan saya. Baru warga lain datang tinggal dan sama-sama kita  timbun jalan ini,” tutur Kanisius.

Kanisius mengungkapkan dari informasi yang diterimanya dari para pekerja maupun dari dinas terkait, bahwa aspal ini tidak saja Jalan Kelimutu melainkan masuk sampai pada lorong-lorong dalam kompleks meskipun sudah ditailing.

Meskipun demikian ia mengharapkan agar pengerjaan jalan yang tengah dilakukan tidak saja sebatas ini, musti perhatikan pula drainase supaya satu paket biar pengerjaannya tidak bongkar pasang. Apabila pada musim hujan tiba air tidak mengalir cari jalan masuk ke rumah-rumah warga melainkan mengalir pada saluran yang sudah tersedia.

Sebagai  orang tertua di lingkungan tersebut, ia juga berpesan  kepada saudara-saudara non Papua untuk membuktikan kehadiran di Papua sebagai bagian dari masyarakat Papua harus membangun Papua dengan kemampuan masing-masing.

Ia juga meminta agar semua orang yang telah lama tinggal di Papua dan dianggap senior tidak saja mencari uang tapi mau mendorong dan mendukung setiap kebijakan pemerintah dalam pembangunan.

Robert Dominggus Mayaut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika saat dikonfirmasi Timika eXpress pada Selasa (10/9) sekira pukul 17.56 WIT melalui pesan WhatsApp mengenai sumber dana, siapa kontraktor, berapa lama waktu pengerjaan mengarahkan untuk langsung tanyakan kepada Kabid Bina Marga. (a32)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.