ISPA Teratas di Puskesmas Pasar Sentral

Foto: Echi/TimeX
RAMAI – Warga ramai datang berobat di Puskesmas Pasar Sentral, Selasa (10/9).

TIMIKA,TimeX

Jumlah pasien penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang mendapat pelayanan pengobatan di Puskesmas Pasar Sentral menempati urutan teratas dari sepuluh besar jenis penyakit yang ditangani.

Pina Lambi Kepala Puskesmas Pasar Sentral menyebutkan sesuai data pada Mei terdapat 789 kasus, Juni 353 kasus dan Agustus 610 kasus. Sementara Januari hingga April tidak ada data dan Juli belum mengetahui secara pasti alasan datanya tercecer.

Ia mengatakan tingginya jumlah penderita ISPA lantas setelah peralihan musim penghujan ke panas, meski diselingi hujan, namun tidak seperti bulan-bulan sebelumnya selalu hujan. Pergantian musim hujan ke kering menjadi faktor menimbulkan debu. Setiap kali ditiup angin atau ketika kendaraan besar lewat debu pasti beterbangan mencemari udara  lalu dihirup manusia menjadi faktor penyebab timbulnya penyakit.
Setelah ISPA menyusul malaria. Malaria ia menjelaskan ada dua yakni,  tropika dan tersiana. Untuk malaria tropika di Bulan Mei tercatat ada 288 pasien, Juni 169 orang dan Agustus 291 kasus. Tersiana pada Bulan Mei 167 kasus, Juni 91 dan Agustus 186.

“Data kasus Januari sampai April tidak ada dan Bulan Juli tidak terdata karena tercecer,” tutur Pina saat ditemui Timika eXpress di ruang kerjanya, Selasa (10/9).

Ia menambahkan penanganan malaria mulai terhitung 10 September ini diberlakukan ‘pojok malaria’ sehingga pasien yang datang memeriksakan diri dan terdeteksi positif malaria dianjurkan minum obat di tempat. Tapi sebelumnya diawali pelayanan timbang berat badan juga data usia pasien, agar dosis yang diberikan sesuai. Misalnya untuk berat badan 11-17 Kg usia 1-4 tahun konsumsi obat DHP 1 dengan primakuin 1/4, BB 31-40 Kg dengan usia 10-14 tahun  dosis DHP 2 dan primakuin 3/4, BB 60-80 Kg usia  kurang lebih 15 tahun, DHP 4 primakuin 1, dan seterusnya yang disesuaikan dengan BB dan usia. Yang membedakan hanya usia, termasuk bayi usia 2-6 bulan tidak diberikan primakuin hanya  DHP ½  dosisnya.

Penyakit lain kerap dikeluhkan pasien dan terlayani oleh petugas sebutnya gastritis, penyakit kulit infeksi, penyakit kulit alergi, diare, hypertensi, myalgia dan chefalgia.

Melihat tingginya ISPA juga malaria, Pina menghimbau kepada masyarakat tidak saja di wilayah pelayanannya tapi semua masyarakat Mimika agar tetap menjaga kesehatan dengan perbanyak minum air putih agar tidak mengalami kekurangan cairan pada cuaca panas, menggunakan masker pada saat bepergian, menjaga kebersihan lingkungan dan segera memeriksakan diri jika ada gejala seperti batuk, panas dan demam biar cepat diberi pengobatan. Wilayah pelayanan Puskesmas Pasar Sentral meliputi, lima kelurahan dan satu kampung, yakni Kelurahan Timika Indah, Perintis, Inauga, Pasar Sentral, Sampan dan Kampung Mandiri Jaya. (a32)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.