Pdt Abraham Lantik Pengurus BPW GBI Mimika, Pengurus Baru dapat Menjadi Teladan Umat

Foto: Santi/TimeX
MELANTIK – Pendeta Abraham Uniplaita Ketua Badan Pekerja Daerah (BPD) Teluk Cenderawasih Provinsi Papua Gereja Bethel Indonesia (GBI) melantik Pendeta Meirets Toisuta sebagai Ketua Pengurus Badan Pekerja Wilayah (BPW) GBI Mimika Periode 2019-2023, Kamis (12/9).

TIMIKA,TimeX

Pendeta Abraham Uniplaita Ketua Badan Pekerja Daerah (BPD) Teluk Cenderawasih Provinsi Papua Gereja Bethel Indonesia (GBI) meneguhkan dan melantik Pendeta Meirets Toisuta sebagai Ketua Pengurus Badan Pekerja Wilayah (BPW) GBI Mimika Periode 2019-2023.

Pelantikan ditandai para gembala menumpahkan tangan memberkati Ketua dan Pengurus BPW GBI terpilih berlangsung di Aula GBI Rock Mimika pada Kamis (12/9).

Acara ini dibuka oleh Cherly Lumenta, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Mimika.

Pendeta Meirets Toisuta terpilih menjabat BPW GBI Mimika menggantikan Pendeta Dr Jeffry Hutagalung.

Cherly Lumenta dalam sambutan berharap semoga tugas yang dipercayakan kepada pengurus dapat dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. GBI adalah mitra pemerintah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab membangun Indonesia, Papua dan membangun Mimika dari sisi pelayanan iman.

“GBI merupakan pilar penting bagi bangsa untuk bersinergi dengan pemerintah membangun SDM yang berahklak, bermoral dan beretika menuju manusia Indonesia,” katanya.

GBI diharapkan dapat menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Mimika untuk membentuk umat yang penuh bakti dan taqwa kepada Tuhan serta GBI dapat menjaga kerukunan antarumat beragama supaya pembangunan dapat terlaksana.

Pelantikan ini katanya, telah disaksikan bersama adalah momentum sebuah organisasi gereja, tetapi dalam perspektif gereja Tuhan, pelantikan ini dimaknai sebagai sebuah tanggung jawab bagi keselamatan umat dan perluasan kerajaan Allah di Mimika.

“Saya harap agar pengurus yang baru dapat menjadi teladan bagi umat dan bagi gereja terutama menjadi mentor bagi generasi muda untuk hidup takut akan Tuhan. Kita tidak dapat menutup mata dan telinga terhadap realita dan dinamika jaman yang terjadi di dewasa ini, bahwa globalisasi begitu pesat banyak norma, nilai-nilai kebenaran bahkan nilai-nilai firman Tuhan,” tuturnya.

Tetapi sebagai gereja kata Cherly, di situlah umat dihadirkan untuk mewartakan kehadiran Tuhan dan tanda-tanda keselamatan, berita keselamatan untuk membaharui segenap manusia supaya nama Tuhan dapat dipermuliakan dan karya keselamatan dapat dicontoh oleh semua bangsa secara khusus Amungme dan Kamoro.

Sesuai moto GBI diberkati untuk pemberkat dengan fokus mencari wajah Tuhan, ia memotivasi GBI Mimika untuk lebih menggaungkan kehidupan cinta kasih dan melayani dengan rendah hati. “Sehingga bersama elemen masyarakat kita membangun kehidupan bersama, penuh kekeluargaan dan kedamaian, toleransi dan kerja sama dengan semangat Eme Neme Yauware dalam bingkai NKRI,” pesannya. (san)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.