WKRI Timika Butuh Dana Rp80 Juta untuk Rakorda

“Dana dari setiap cabang WKRI di Timika jika ditotalkan baru Rp5 juta, makanya hari ini kami gelar rapat untuk membahas rencana mencari dana”

Foto: Yosefina Dai Dore/TimeX
PERTEMUAN – Suasana santap bersama di sela-sela pertemuan pengurus dan Anggota DPD WKRI Timika, di kediaman Ketua Seksi Usaha Dana, Kelurahan Kebun Sirih, Rabu (2/10) sore.

TIMIKA,TimeX
Presidium Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Keuskupan Timika membutuhkan dana sebesar Rp80 juta untuk kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda), yang rencananya digelar di Hotel Cenderawasih 66 Timika, tanggal 21 sampai 23 November 2019.
Namun hingga saat ini dana yang terkumpul baru RP5juta.
“Dana dari setiap cabang WKRI di Timika jika ditotalkan baru Rp5 juta, makanya hari ini kami gelar rapat untuk membahas rencana mencari dana,” kata Fransiska Waker, Ketua Panitia Rakorda DPD WKRI Keuskupan Timika, usai rapat di kediaman Ketua Seksi Usaha Dana di Kelurahan Kebun Siri, Rabu (2/10) sore.
Rapat tersebut dihadiri juga Ny. Susi Rettob, pengurus dan juga sebagai istri dari Wakil Bupati Mimika, serta Anastasia Tekege, Ketua Presidium WKRI DPD Mimika.
Ia mengatakan, sesuai hasil rapat pengurus dan anggota DPD WKRI Keuskupan Timika, akan dilakukan bazar untuk mencari dana. Selain itu, pihaknya juga meminta kerelaan para donatur untuk menyumbangkan dana dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami minta uluran tangan dari donatur terutama Bapak Bupati dan Wakil Bupati mungkin ada kerelaan membantu kami,” harapnya
Dikatakan WKRI merupakan organisasi kemasyarakatan yang kehadirnnya untuk membina iman umat agar memiliki rasa kasih yang besar dan mengamalkannya dalam hidup.
Fransiska menambahkan yang akan hadir dalam Rakorda tersebut, perwakilan 30 paroki di wilayah Keuskupan Timika yang mencakup 14 kabupaten yakni, Kabupaten Mimika dan 13 kabupaten di wilayah Pegunungan Tengah.
“Jadi nanti sekitar 60 orang yang hadir. 25 orang itu peserta dan 35 peninjau yang merupakan perwakilan dari setiap kabupaten,” ujarnya. (epy)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.