Menteri BUMN Bantu Lima Sekolah Rp500 Juta

“Mengingat dunia akan pindah ke digitalisasi, sehingga kita tidak boleh ketinggalan, hanya karena kita tidak mempunyai perangkatnya. Sehingga kita harus saling bahu-membahu membantu agar seluruh masyarakat  Indonesia mempunyai kesempatan yang sama guna  mewujudkan Papua surga kecil,

Foto: Echi/TimeX
SERAHKAN – Rini Soemarno, Menteri BUMN serahkan bantuan kepada sekolah diterima masing-masing ketua yayasan SMP dan SMA-SMK di Mimika, Selasa (8/10).

TIMIKA,TimeX

Lima sekolah tingkat SMP dan SMA-SMK di Kabupaten Mimika menerima bantuan renovasi dan perangkat digital learning Rp500 juta dari Rini Soemarno, Menteri BUMN pada Selasa (8/10). Bantuan dana ini masing-masing sekolah mendapat senilai Rp100 juta diterima langsung oleh kelima ketua yayasan.

Penyerahan bantuan ini usai peluncuran program digital learning dari PT Telkom oleh Rini Sumarno bertempat di SMK Petra Timika.

Adapun lima  sekolah penerima bantuan yakni, SMK Petra, SMK Yapis, SMA YPPGI, SMP YPPK Santo Bernadus  dan SMP YPK Ebenhaezer.

Rini Soemarno, dalam sambutan menyampaikan, Telkom memberikan bantuan untuk perbaikan fasilitas sekolah dari beberapa SMA-SMK dan SMP, dengan harapan kedepan nantinya semoga diberikan jalan dan kesempatan untuk dapat membantu sekolah di tempat lain, mengingat  sekolah-sekolah  masih perlu perbaikan dalam fasilitasnya.

Kesempatan itu, Rini menitipkan pesan terutama kebutuhan laptop kepada Dirut Bank serta BUMN  agar dapat memberikan bantuan laptop kepada siswa-siswi karena ke depan  dunia harus  dikuasai adalah kemampuan dalam meningkatkan kepandaian melalui digitalisasi.

“Mengingat dunia akan pindah ke digitalisasi, sehingga kita tidak boleh ketinggalan, hanya karena kita tidak mempunyai perangkatnya. Sehingga kita harus saling bahu-membahu membantu agar seluruh masyarakat  Indonesia mempunyai kesempatan yang sama guna  mewujudkan Papua surga kecil,” katanya.

Selain bantuan renovasi dan perangkat digital learning, juga diberikan bantuan indihome stady untuk 5000 siswa. Bantuan ini diterima langsung masing-masing kepala sekolah.

Dengan diterimanya voucer dari indihome, Rini berpesan agar siswa diharapkan manfaatkan aplikasinya untuk belajar bukan untuk main game.

“Tujuan kita bersama dengan memberikan kesempatan belajar yang sama kepada seluruh masyarakat dan siswa-siswi Papua, dan semoga demikian Indonesia akan makin sejahtera dan makin makmur,” ujarnya. Voucer ini berlaku selama tiga bulan, selama  24 jam sehari untuk mengakses aplikasi indihome learning tanpa bayar. (a32)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.