Pegawai Tidak Rapi akan Diberikan Rompi Orange

“Besok kalau tidak rapi, saya suruh keluar dari barisan, bila perlu nanti kami buat rompi orange. Jadi kalau terus seperti itu tidak berubah, kita pakaikan saja rompi supaya ada rasa malu,”

TIMIKA,TimeX

Pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika yang tidak berpakaian rapi diminta keluar dari barisan, dan bila perlu nanti diberikan mengenakan rompi orange supaya ada rasa malu.

Foto: Dok./TimeX
Johanes Rettob

“Besok kalau tidak rapi, saya suruh keluar dari barisan, bila perlu nanti kami buat rompi orange. Jadi kalau terus seperti itu tidak berubah, kita pakaikan saja rompi supaya ada rasa malu,” tegas Johanes Rettob, Wakil Bupati Mimika di Pusat Pemerintahan, Jumat (11/10).

John menyampaikan perihal ini menjawab pertanyaan wartawan bahwa sejak diberikan imbau menggunakan pakaian yang rapi sesuai aturan mulai dari sepatu dan ikat pinggang tapi masih saja ada pegawai yang belum mentaati.

Sementara mengenai kebersihan kantor, John merasa ada sesuatu yang mulai berubah. “Kemarin itu kalau kita jalan di lantai tiga, lihat toilet di atas sana, gelap dan berbau, sekarang sudah tidak lagi kan? Setidaknya kebersihan Puspem sudah meningkat 10 persenlah,” ujarnya.

Penekanan soal jaga kebersihan kantor Puspem ini akan terus diperhatikannya sehingga tidak terkesan hanya sekedar panas-panas awal saja.

“Ada yang bilang saya disiplin ini hanya panas-panas tahi ayam saja. Saya katakan ya, bahwa kalian bilang begitu yang semakin saya keras dalam disiplin,” tegas John. (a30)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.