PON 2020, Cabor Dipangkas jadi 37

“Setelah rapat di Jayapura nanti antara Koni, Kemenpora, Kemenko PMK dan gubernur atau dinas provinsi akan diputuskan penetepan Cakbo oleh KONI. Setelah itu baru diumumkan oleh KONI dan Gubernur”

Foto: Linda/TimeX
(dari kiri) Ahmad Hidayat, Suwito dan Frans Roedolf Mnsen, saat jumpa pers di Kantor KONI Mimika, Jumat (11/10).

TIMIKA,TimeX

Cabang Olahraga (Cabor) dalam PON 2020 telah disepakati hanya 37 dari sebelumnya sebanyak 47 Cabor.
Hal ini sesuai hasil rapat terbatas antara Presiden, Menteri Pemuda dan Olahraga serta Gubernur Papua di Istana Merdeka pada 26 Agustus 2019 lalu.
Demikian disampaikan Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Suwito saat jumpa pers di Kantor Koni, Jalan Hasanuddin Timika, Jumat (11/10).
Kementerian PMK mendelegasikan Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Suwito dan Analis Keolahragaan Ahmad Hidayat untuk meninjau kesiapan akomodasi di Timika selama dua hari, Kamis (10/10) hingga Jumat (11/10).
“Setelah rapat di Jayapura nanti antara Koni, Kemenpora, Kemenko PMK dan gubernur atau dinas provinsi akan diputuskan penetepan Cakbo oleh KONI. Setelah itu baru diumumkan oleh KONI dan Gubernur,” terangnya.
Dikatakan perhelatan PON akan gelar di tiga klaster yakni klaster kabupaten/kota Jayapura, Mimika, serta Merauke sebagai kabupaten penyangga.
“Khusus untuk Klaster Mimika diselenggarakan sembilan Cabor yaitu aerosport, atletik, bola basket, biliar, panjat tebing, futsal, bola tangan, judo, dan tarung derajat,” terannya.
Sementara itu terkait persiapanm venue di Timika, Suwito mengatakan secera umum sudah siap hanya ada beberapa yang perlu dikerjakan.
“Kita sudah lihat venue kemarin. Venue aerosport ada di Lanud, atletik Mimika Sport Center, bola bakset juga di Mimika Sport Center, biliar di GOR biliar Mimika,” katanya.
Menurutnya, untuk GOR Biliar Mimika dalam proses pembangunan, dan berdasarkan info dari Bappeda yang diterimanya pembangunan tersebut sedang dalam proses lelang.
“Jadi lahannya sudah ada, pembangunannya juga sudah dilelang,” tuturnya.
Dikatakan untuk venue panjat tebing juga di Mimika Sport Center yang pembangunannya segera dilakukan. “Jadi yang belum memang itu venue panjat tebing sama biliar. Saya kira ini tidak butuh tenaga ekstra. Kalau futsal ini nanti di GOR SP5 sama bola tangan. Yudo dan tarung derajat di GOR Eme Neme, gedungnya sudah bagus tapi mungkin ada penambahan tribun saja,” tuturnya.
Dikatakan, hasil pantau dan rapat kemarin akan menjadi masukan dan catatan bagi Kemenkom PKM.
“Nanti di pusat akan kita sampaikan. Untuk Mimika pembangunan venue kebanyakan dari APBD dan dana CSR, dan juga dana dari provinsi. Kalau dari pusat mungkin bantuan untuk peningkatan wisma saja,” tuturnya. (epy/ozy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.