4.000 Mobil Tidak Terdaftar dan Uji Kir di Dishub

“Yang kendaraan mematuhi aturan uji kir ini mereka setiap setahun dua kali atau enam bulan sekali lakukan kir. Jadi, yang belum ini kita lakukan razia ini supaya tahu dan langsung lakukan pengujian”

Foto: Santi/TimeX
PERIKSA – Petugas LLAJ Dishub Mimika menahan sekaligus periksa kelengkapan surat kendaraan roda empat dalam razia di Jalan Hasanuddin-Irigasi, Senin (14/10).

TIMIKA,TimeX

Hingga minggu kedua Oktober 2019, dari enam ribu kendaraan roda empat yang beroperasi di Kabupaten Mimika baru dua ribu yang terdaftar dan menjalani uji kir, sementara sisanya empat ribu belum terdaftar dan belum menjalani uji kir di Dinas Perhubungan Mimika.

“Yang kendaraan mematuhi aturan uji kir ini mereka setiap setahun dua kali atau enam bulan sekali lakukan kir. Jadi, yang belum ini kita lakukan razia ini supaya tahu dan langsung lakukan pengujian,” ujar Dev Richard Tatirattu, Kepala Seksi LLAJ Dishub Mimika saat ditemui Timika eXpress di tempat razia di Jalan Hasanudin tembus SP5, Senin (14/10).

Dev mengungkapkan menyikapi hal ini, pihak LLAJ Dishub Mimika bersama Satuan Lalu Lintas Polres Mimika melakukan razia terhadap kendaraan angkutan umum dan kendaraan barang yang belum melakukan uji kir atau uji kelayakan kendaraan serta kendaraan masih menggunakan plat luar. Razia ini berlangsung selama sebulan penuh dengan lokasi berbeda-beda.

“Razia yang dilakukan ini untuk mengetahui kelengkapan kendaraan khususnya kendaraan angkutan dan kendaraan barang, yang mana selama ini wajib kir mereka tidak penuhi,” tutur Dev.

Dalam razia ini tegasnya, kalau ditemukan ada kendaraan tidak mempunyai kir berarti menjadi ranah tanggung jawab Dishub yang langsung diarahkan menjalani pengujian. Tetapi, dalam sweeping ini kedapatan ada kendaraan gunakan plat luar dan tidak punya surat-surat lengkap langsung diberikan kepada Satlantas untuk tilang karena itu merupakan tupoksi mereka.

Sementara Ipda Devrizal, KBO Satlantas Polres Mimika mengatakan, Satlantas bersinergi dengan Dishub Mimika untuk menertibkan kendaraan beban maupun kendaraan penumpang setiap enam bulan sekali, mereka harus uji berkala kelayakan dari kendaraan tersebut.

“Dalam kegiatan operasi penertiban gabungan ini kami bersama Dishub lebih fokus kepada kendaraan yang dimana uji layak kendaraannya sudah banyak yang lewat, dan itu secara teknis harus diuji ulang agar layak beroperasi di jalan raya,” ungkapnya. (san)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.