Sembilan Tahun Terminal Pasar Sentral Sepi Penumpang

“Ini nanti sampai sore juga paling tiga sampai empat mobil saja yang ada muatan. Kadang sampai besok paginya baru dapat muatan”


Foto: Eddy/TimeX
SEPI – Beberapa kendaraan sedang parkir menunggu penumpang di Terminal Pasar Sentral Timika, Senin (3/11).

TIMIKA,TimeX
Terhitung sudah sembilan tahun operasional kendaraan khusus angkutan umum yang masuk ke Terminal Pasar Sentral Timika sangat sepi penumpang. Kondisi ini terjadi karena jumlah penumpang yang sering menggunakan jasa pelayanan angkuan umum di terminal tersebut masih sedikit.
“Kami antre di sini dari pagi sampai siang ini baru satu mobil yang keluar,” ujar Darwis, salah seorang sopir taxi trayek Mapurujaya saat ditemui Timika eXpress di Pasar Sentral, Senin (4/11).
Darwis mengemukakan hingga sore hari jumlah angkutan mendapat antrean atau terisi penumpang sekitar tiga sampai empat mobil saja. Sedangkan sisanya menunggu giliran sampai keesokan harinya lagi.
“Ini nanti sampai sore juga paling tiga sampai empat mobil saja yang ada muatan. Kadang sampai besok paginya baru dapat muatan,” keluh Darwis.
Kondisi ini terjadi karena masih ada taksi Mapurujaya lain memilih mengantre di Pasar SP 4 mengaikibatkan banyak penumpang langsung naik taksinya di sana alasan antreannya cepat tidak membutuhkan waktu lama. Padahal sudah dilakukan penertiban berulangkali oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika.
“Penumpang dari sini, mereka lebih pilih naik taksi di SP-4, karena antrenya tidak lama. Padahal dari sini mereka harus naik ojek dulu baru ke sana. Meskipun di sana pemerintah sudah larang, sampai Dinas Perhubungan sudah jaga, tapi tetap saja, kalau sudah tidak dijaga lagi mereka kembali lagi ke sana,” papar Darwis.
Keluhan serupa disampaikan Irkan Tamher, koordinator terminal dari Dinas Perhubungan (Dishub) Mimika membenarkan terminal ini sepi karena masih banyak taksi yang parkirnya di luar terminal.
“Mereka beralasan karena di dalam terminal penumpangnya sepi karena masih juga ada yang jualannya bukan di Pasar Sentral. Meskipun berulangkali sudah kami tertibkan, tapi setelah selesai penertiban, mereka kembali parkir di lur lagi,” ujar Irkan.
Irkan mengatakan meskipun sepi namun dalam terminal ini ada tiga trayek beroperasi, di antaranya trayek A diisi oleh taksi kuning, trayek D diisi oleh taksi Mapurujaya dan trayek G diisi oleh taksi Kuala Kencana.
Selain tiga rayek ini masih berjalan ada juga Angkutan Perintis terdiri dari lima unit Bus Damri. Kelima unit bus tersebut disubsidi oleh Pemkab Mimika dan melayani penumpang dengan rute PT PAL, SP-6, Kampung Iwaka, Kampung Miyoko dan Tipuka.
Sementara Yan Purba, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika membenarkan Terminal Pasar Sentral sepi penumpang dengan alasan banyaknya transportasi roda roda (ojek-red).
“Saat kita di lapangan mereka tidak parkir di terminal bayangan. Tapi ketika tidak lagi ada petugas mereka kembali lagi seperti semula,” kata Purba saat ditemui Timika eXpress di ruang kerjanya, Senin (3/11). (a34)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.