Mimika Bebas Desa ‘Hantu’, Pempus Gelontorkan DD Rp146 Miliar Lebih

 “Memang belum semua kami tinjau tetapi sebagian besar kami sudah turun. Kami juga mengambil data-data dari masing-masing kampung yang ada, kita melihat apakah ada DD yang disalahgunakan, teryata tidak”

Foto: Dok./TimeX
BALIHO – Pemerintah Kampung Minabua Distrik Mimika Baru memasang baliho penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Kampung (APBK) bersumber dari DD tahun 2019.

TIMIKA,TimeX
Kabupaten Mimika memiliki 133 desa (kampung-red) yang tersebar di 18 distrik baik dalam kota, pinggiran, pesisir maupun pedalaman bebas dari kampung ‘hantu’. Bantuan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang digelontorkan oleh pemerintah tepat sasaran sesuai jumlah kampung yang ada.
Penegasan ini disampaikan Julianus Sasarari Kepala Inspektorat Kabupaten Mimika saat ditemui di Pusat Pemerintahan, Kamis (7/11).
Mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika ini sampaikan menanggapi pertanyaan wartawan tentang adanya pengaduan ke KPK bahwa terdapat 56 desa fiktif, kini lagi viral namun terima Alokasi Dana Desa (ADD).
“Sampai sejauh ini puji Tuhan Timika tidak ada yang seperti itu, 133 kampung kami yang terdata sudah sangat jelas,” ujarnya.
Ia memastikan penyaluran DD dari Pusat peruntukannya tepat sasaran dan penggunaan sesuai kebutuhan kampung yang diusulkan dalam Musrembang.
Sejauh ini ujarnya, pengawasan Inspektorat terhadap 133 kampung selalu berjalan, bahkan pihaknya turun melakukan peninjauan langsung di distrik-distrik baik distrik perkotaan maupun di pesisir.
Ia menyebutkan kampung yang dikunjungi Kampung Atuka dan Mimika Timur.
“Memang belum semua kami tinjau tetapi sebagian besar kami sudah turun. Kami juga mengambil data-data dari masing-masing kampung yang ada, kita melihat apakah ada DD yang disalahgunakan, teryata tidak,” jelasnya.
Pengawasan ini tidak hanya dari Inspektorat saja, masyarakat juga bisa ikut mengawasi, jika presentasi DD tidak sesuai dengan progres di lapangan masyarakat dapat melaporkan.
Sementara Michael R Gomar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Mimika mengatakan DD 2019 Rp.146.712.955.000,-. Masing-masing kampung mendapat DD bervariasi besarannya. Paling rendah Rp 800 juta dan paling tinggi Rp1,5 miliar. (a30)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.