Mendagri Sebut Mimika Sangat Siap jadi Tuan Rumah PON

“Saya lihat sebagian besar sudah siap, venue atletik sudah, memang ada yang masih onprogrest seperti biliar, tetapi Juni kan sudah rampung, sedangkan kalau panjat tebing, venuenya itu cepat saja dibangun karena tidak begitu rumit”

FOTO: Indri/TimeX
TINJAU-Tito Karnavian, Mendagri (dua dari kanan) didampingi Eltinus Oamleng, Bupati Mimika dan Johannes Rettob, Wakil Bupati Mimika dan Cessar Tunya, Sekretaris KONI Mimika saaat meninjau MSC, Jumat (29/11).

TIMIKA,TimeX
Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menyatakan Mimika sudah sangat siap untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 mendatang.
Hal ini diungkapkan Tito, setelah mengunjungi salah satu venue, yakni Mimika Sport Compleks (MSC), di Jalan Karitas, Jumat (29/11).
Sebagaimana diketahui, kehadiran Tito Karnavian di Mimika, selain berkoornasi dengan Eltinus Omaleng, Bupati Mimika, dirinya juga mengagendakan untuk mengunjungi sejumlah venue PON.
Tito tiba di Bandara Mozes Kilangin pukul 06.30 WIT disambut oleh Eltinus Omaleng Bupati Mimika dan Johannes Rettob, Wakil Bupati Mimika, selanjutnya melakukan kunjungan siang kemarin.
Tito menyampaikan, seharusnya ada 47 Cabang Olahraga (Cabor) yang dipertandingkan, namun terkendala kesiapan infrastruktur, dimana beberapa venue di Pemda Provinsi Papua belum dapat diselesaikan sehingga dikurangi.
Ia juga menyampaikan sebelumnya Pemda provinsi juga meminta agar PON ditunda hingga 2021, namun dari pusat menginginkan agar PON XX tetap diselenggarakan 2020, dengan konsekuensi mengurangi Cabor menjadi tinggal 37.
Sementara itu, khusus untuk Mimika, Tito menilai merupakan kabupaten yang sudah paling siap, sehingga ia optimis, Cabor yang akan dipertandingkan di Mimika bisa sampai 13.
“Saya lihat sebagian besar sudah siap, venue atletik sudah, memang ada yang masih onprogrest seperti biliar, tetapi Juni kan sudah rampung, sedangkan kalau panjat tebing, venuenya itu cepat saja dibangun karena tidak begitu rumit,” jelas Tito.
Sementara itu, Eltinus Omaleng menjelaskan kepada Mendagri, untuk venue basket memang ada beberapa bagian yang harus direhab, diantaranya penambahan pengedap suara, dan lantai dasar khusus lapangan basket harus diganti.
“Kita sudah ajukan surat ke Freeport Indoneesia (FI) untuk segera merehab ini, tetapi kalau Freeport lama kita anggarkan saja dari APBD,” ungkap bupati.
Ia menambahkan, untuk lintasan atletik sepanjang 400 meter terdapat delapan jalur, atletik juga kata bupati ada empat nomor yang dipertandingkan, seperti lari, lempar lembing, sedangkan olahraga indoor untuk bagian pemanasan, panjang lintasan sekitar 150 meter.
Sedangkan terjun payung akan dilangsungkan nanti di lapangan Pemkab Mimika, dan air sport akan dilangsungkan di mile 32.
Bupati menambahkan, tidak hanya MSC yang telah siap, tetapi ada beberapa venue yang saat ini dalam proses pengerjaan dan sudah hampir rampung, seperti, venue futsal dan bola tangan.
“Pokoknya kita sudah sangat siap, untuk Mimika tidak ada yang menjadi kendala, venue yang sementara dibangun kita pastikan akan selesai sebelum hari H,” pungkasnya. (a30/ale)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.