Panitia Konferensi Gereja KINGMI 2020 Apresiasi Dukungan Bupati Mimika

Kabupaten Timika dan Puncak adalah rumah kita, tempat kita maju, sehingga Bupati Mimika dan Bupati Puncak harus bergandengan tangan bersama pimpinan daerah yang dibesarkan di Gereja KINGMI untuk mensukseskan konferensi

Pelaksanaan Konferensi Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua, tahun 2020, tinggal menyisahkan waktu 10 bulan. Ditengah persiapan yang sementara berlangsung untuk mensukseskan agenda akbar tersebut, panitia pelaksana memberikan apresiasi atas dukungan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng yang merupakan kader Gereja KINGMI di Tanah Papua.

FOTO BERSAMA-Panitia Konferensi Gereja KINGMI 2020 foto bersama di depan Sekretariat II Mimika, Jumat pertang kemarin

TIMIKA, TimeX

Pelaksanaan Konferensi Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua, tahun 2020, tinggal  menyisahkan waktu 10 bulan.

Ditengah persiapan yang sementara berlangsung untuk mensukseskan agenda akbar tersebut, panitia pelaksana memberikan apresiasi atas dukungan Bupati Mimika, Eltinus Omaleng yang merupakan kader Gereja KINGMI di Tanah Papua.

Dimana, untuk mendukung pelaksanaan demi suksesnya Konferensi  Gereja KINGMI, Bupati Mimika telah menyiapkan anggaran Rp25 miliar dari total keseluruhan anggaran Rp75 miliar yang dianggarkan panitia.

Anggarkan dana Rp25 miliar untuk sukseskan Konferensi Gereja Kemah Injil (Kingmi) di tanah Papua  tahun 2020 di Mimika.

Dengan memutuskan Kabupaten Puncak sebagai tuan rumah berdasarkan hasil rapat Panitia Sekretariat I Kabupaten Puncak dan Panitia Sekretariat II Mimika  di Rimba Papua Hotel (RPH) Timika, ini jangan lagi diperdebatkan.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Bupati Mimika sehingga peresmian Sekretariat II Konferensi Gereja KINGMI di Timika berjalan dengan baik. Dari adanya perubahan  tempat, kami sangat memahami perasaan, tapi Bupati Mimika pastinya berbesar hati meski menginginkan pelaksanannya di Mimika. Tapi beliau adalah bupati kami dan pimpinan kita, lebih khusus lagi kader KINGMI di Tanah Papua pastinya punya komitmen untuk bersama-sama sukseskan konferensi Gereja KINGMI”.

Demikian diungkapkan Pdt. Menas Mayau, S.Th, Ketua I Panitia Konferensi Gereja KINGMI kepada Timika eXpress di Sekretariat II Mimika di Jalan Cenderawasih, Jumat (6/12).

Menas menyebutkan, dasar pertimbangan lokasi pelaksanaan Konferensi Gereja KINGMI 2020 di Kabupaten Puncak, ini mengacu hasil Konferensi Gereja KINGMI 2015 di Kabupaten Dogiyai.

“Waktu itu Sinode berikan mandat kepada 4 koordinator wilayah, yaitu wilayah Puncak Selatan Kabupaten Mimika, Puncak Ilaga, Puncak Timur dan Ilaga, dengan merekomendasikan di Timika dan Dogiyai.

Seiring waktu berjalan saat pembentukan panitia 2016 di RPH untuk mengawal persiapan hingga pelaksanaan Konferensi Gereja KINGMI 2020, waktu itu terjadi perdebatan lokasi pelaksanaannya, di Timika dan Ilaga.

Willem Wandik, Bupati Puncak yang hadir pada pertemuan itu akhirnya menyatakan kesiapan dan didukung dengan dukungan jumlah  suara pada pertemuan eaktu itu, maka diputuskan Ilaga tuan rumah Konferensi Gereja KINGMI di Ilaga.

Menyusul dibuka Sekretariat I di Ilaga.

Sementara, keinginan Bupati Mimika dukung pelaksanan Konferensi Gereja KINGMI di Timika sejalan dengan even akbar PON 2020, Pesparawi di Mimika, ini juga mendapat apresiasi.

“Sebenarnya di Timika atau Ilaga tidak ada masalah, karena Bupati Mimika dukung, apalagi sudah membantu pada peresmian Sekretariat II di Jalan Cenderawasih Timika, meski tidak dihadiri Bupati Mimika,” tambahnya sekaligus memohon maaf kepada orang nomor satu di Mimika.

Sementara Yanes Natkime, Ketua Panitia II Sekretariat Timika menambahkan, Kabupaten Mimika dan Puncak berperan penting dalam mensukseskan Konferensi Gereja KINGMI 2020.

Mulai Raker Sinode ke IV di Timika, Bupati Mimika selaku Ketua Panitia, menyusul Konferensi Gereja KINGMI 2020, Bupati Puncak sebagai Ketua Umum, akan mengawal semua keputusan Gereja KINGMI melalui Raker IV di Timika.

Dimana hasil dari Raker pada Pebruari 2020 akan diputuskan dan disahkan pada Konferensi Gereja KINGMI di Kabupaten Puncak Bulan Oktober 2020 mendatang.

“Ini kegiatan gereja sehingga kita harus sama-sama mendukung. Keputusan Bupati Mimika mendukung Konferensi Gereja KINGMI tentunya dengan jiwa besar sebagai kader Gereja KINGMI.

Apalagi pelaksanaan konferensi merupakan acara terbesar dalam Gereja KINGMI di Tanah Papua, dan akan dihadiri ribuan perwakilan peserta dari 91 Klasis KINGMI di Papua.

Bahkan ada juga perwakilan dari Gereja KINGMI luar Papua dan luar negeri, yang akan memilih Ketua Sinode KINGMI di Tanah Papua lima tahun ke depan.

“Kami berharap dukungan pemerintah, gereja dan masyarakat terus bergandengan tangan sukseskan konferensi 2020, ini jadi hal penting buat kita, termasuk yang sudah memberikan sumbangan, Tuhan memberkati,” ujarnya.

Yanes memastikan, Kabupaten Timika dan Puncak adalah rumah kita, tempat kita maju, sehingga Bupati Mimika dan Bupati Puncak harus bergandengan tangan bersama pimpinan daerah yang dibesarkan di Gereja KINGMI untuk mensukseskan konferensi. (vis)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.