Hari ini Tim Gabungan Turunkan Alat Berat di Pasar Damai

“Hari ini kita bagikan nomor undian, sesuai dengan lokasi lahan di sana (SP 4, red), jadi kalau yang sudah dapat, mereka harus segera menyimpan perabotannya dan angkat barang-barang, tidak tunggu lama lagi”

FOTO: Linda/TimeX
DIBOBONGKAR – Tampak puluhan warga Pasar Damai yang didominasi oleh ibu-ibu, saat menedengarkan arahan dari tim gabungan penertiban, Selasa (10/12). Meski banyak yang menolak, namun tim memastikan bangunan di atas tanah tersebut akan dibongkar mulai hari ini, Rabu (11/12).

TIMIKA,TimeX
Hari ini, Rabu (11/12) tim gabungan penertiban area Pasar Damai, yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan Disperindag akan menurunkan alat berat, guna menggusur bangunan pedagang serta warga yang tinggal di pemukiman di atas tanah milik Pemda Mimika, yang jumlahnya mencapai 155 Kepala Keluarga (KK).
Hal ini diungkapkan Bernadinus Songbes, SH, Kepala Disperindag Mimika, didampingi anggota tim gabungan lainnya, di hadapan puluhan warga di Pasar Damai, Selasa(10/12) pukul 15.00WIT.
Ia mengatakan, tindakan pemindahan secara paksa ini dilakukan karena warga setempat sudah diberikan waktu cukup lama, bahkan sudah berjanji untuk menertibkan bangunan masing-masing, namun kenyataannya hingga sore ini (Selasa, red) belum ada satupun yang terbukti membongkar bangunannya.
“Tidak ada lagi toleransi, kita akan bongkar secara paksa,” tegas Bernadinus.
Bernadinus juga mengingatkan pedagang, terkait kesepakatan yang dibuat dalam pertemuan bersama tim belum lama ini. Pasalnya para pedagang sudah setuju meninggalkan lokasi, dan membangun sendiri di atas tanah yang telah dikompensasikan oleh pemerintah yang terletak di SP 4.
Pantauan Timika eXpress, sejumlah warga menolak untuk pindah dengan alasan, tanah yang disediakan pemerintah tidak bisa mengakomodir semua penghuni Pasar Damai, sebagian juga beralasan hingga kini belum mendapatkan rumah sewa yang baru.
Sebagaimana diketahui, sebagian besar warga menyewa kepada pihak lain yang diketahui sebagai pemilik bangunan.
Namun Bernadinus menegaskan, pihaknya akan melakukan penertiban dan paling lambat 15 Desember mendatang wilayah tersebut sudah harus bersih dari bangunan.
Secara teknis lanjutnya, tahap pertama yang akan direlokasi ke SP 4 adalah 60 orang, yang nantinya akan menempati tanah yang sudah diukur.
Sementara 30 pedagang dipastikan sudah memiliki tempat di Pasar Sentral untuk berdagang.
“Yang pedagang, silahkan temui kepala pasar dan petugas keamanan di Pasar Sentral untuk masuk di tempatnya masing-masing,” serunya.
Usai bernegosiasi dengan warga, selanjutnya dilakukan penarikan nomor undian untuk menempati 60 kapling di SP 4 yang sudah disiapkan pemerintah.
Setidaknya 128 warga sudah ikut serta dalam penarikan nomor undian tersebut.
Sesuai pantauan Timika eXpres, penarikan undian tersebut, diawasi aparat keamanan, sementara Bernadinus membacakan nama-nama warga.
Dijelaskan Bernadinus, dari 155 KK, 125 diantaranya penghuni sewa sementara 30 lainnya adalah pedagang.
“Hari ini kita bagikan nomor undian, sesuai dengan lokasi lahan di sana (SP 4, red), jadi kalau yang sudah dapat, mereka harus segera menyimpan perabotannya dan angkat barang-barang, tidak tunggu lama lagi,” tegasnya.
Sementara Willem Naa, Kasatpol PP dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, penertiban ini dilaksanakan dalam rangka menciptakan Kota Timika yang lebih bersih dan menata wajah Timika menyambut PON XX 2020.
Penertiban ini sudah direncakan pemerintah sejak lama namun baru bisa direalisasikan tahun ini.
Selanjutnya, Septinus Marandof, Sekretaris Satpol PP menjelaskan luas lahan yang disediakan oleh Pemda mencapai 7 hektar, namun yang ditimbun baru sekitar 1 hektar untuk alokasi 60 orang. Sisanya akan ditimbun secara berkala hingga siap untuk tahap berikutnya.
“Setiap warga mendapat lahan 5×10 meter, sudah dikapling-kapling jadi 128 warga ini bisa menetap di 1 hektar untuk sementara waktu,” ujarnya.
Sambil menunggu 6 hektar yang akan ditimbun berikutnya. Setelah penimbunan rampung, maka setiap KK akan memperoleh tanah seluas 10 x 15 meter.
“Memang awalnya kita kasih 5×10 nanti sudah selesai timbun kita perbesar lagi, jadi itu sementara saja,” pungkasnya. (ozy/a30)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.