Freeport Fasilitasi 5.108 Karyawan Natal di Kampung Halaman

“Untuk layanan christmas boath karyawan yang telah mengajukan travel request dan telah mendapatkan persetujuan dari Supervisornya berhak atas pengambilan BBM, dengan jumlah yang telah ditetapkan sesuai dengan jarak tempuh perjalanan ke kampung halaman”

Foto: Istimewa/TimeX
FOTO BERSAMA – Managemen PTFI usai pembukaan christmas flight dan christmas both foto bersama di Bandara Mozes Kilangin, Senin (10/12).

TIMIKA,TimeX
PT Freeport Indonesia (PTFI) tahun ini kembali memfasilitasi sedikitnya 5.108 karyawan Papua untuk dapat merayakan Natal di kampung halamannya melalui program christmas flight dan christmas boath 2019, Senin (10/12).
Melalui program ini, Freeport menanggung dan memfasilitasi karyawan Freeport dan keluarganya ke daerah tujuan baik dengan akses transportasi udara maupun perairan atau laut.
Pembukaan program ini dilaksanakan di Bandara Mozes Kilangin ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Arif Nasuha VP Security Risk Management PTFI.
Arif Nasuha mengatakan, maskapai penerbangan yang akan melayani Program Christmas Flight 2019 adalah Trigana Air, Johnlin Air, MAF (Mission Aviation Fellowship) dan Airfast yang akan melayani penerbangan ke beberapa kabupaten, distrik dan kampung di wilayah pegunungan tengah.
Sementara, untuk Helikopter Airfast, akan melayani karyawan dan tanggungannya yang akan berlibur ke beberapa kampung yang tidak bisa dijangkau oleh pesawat terbang.
“Untuk layanan christmas boath karyawan yang telah mengajukan travel request dan telah mendapatkan persetujuan dari Supervisornya berhak atas pengambilan BBM, dengan jumlah yang telah ditetapkan sesuai dengan jarak tempuh perjalanan ke kampung halaman,” kata Arif.
Untuk kampung-kampung yang dilayani dengan boat adalah wilayah Atuka, Kokonao, Potowaiburu, Pronggo, Sumapro, Timika Pantai, dan Amar.
“Program penerbangan natal ini bukan program baru, tapi merupakan program tahunan yang sudah dijalankan sejak beberapa tahun yang lalu dan rutin kita lakukan,” ujarnya.
Dikatakan, ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan bagi karyawan khususnya karyawan Papua yang akan merayakan natal di kampung halaman.
Arif berpesan kepada seluruh karyawan yang akan merayakan natal di kampung halaman supaya tetap selalu menjaga keselamatan sehingga pada saat kembali ke Timika nanti dapat kembali bekerja dengan baik di perusahaan.
Suksesnya program ini menjadi kebanggaan perusahaan karena mampu memberikan pelayanan kemudahan bagi karyawan 7 suku, terutama karyawan dengan daerah tujuan terpencil.
“Jadi program christmas flight dan both itu program reguler managemen PTFI khusus karyawan Papua sebagai salah satu bentuk perhatian untuk berlibur serta dapat merayakan natal bersama keluarga di kampung. Progrma ini semuanya ditanggung Freeport,” ungkapnya. (san)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.