Dewan Prihatin Lurah Inauga Dipukul Oknum Warga

“Saya pribadi prihatin, harusnya hal seperti itu tidak perlu terjadi, karena semua itu masih bisa dibicarakan dengan baik-baik”

Foto: Santi/TimeX
Yulian Solossa

TIMIKA,TimeX
Yulian Solossa, Anggota DPRD Mimika prihatin dengan musibah dialami oleh Yance Kristian Buiney, Lurah Inauga yang dipukul oleh oknum warga hanya karena tidak terima saat menegur jangan membuang sampah dan membongkar tumpukan sampah saat mengumpulkan sisa makanan untuk ternak.
“Saya pribadi prihatin, harusnya hal seperti itu tidak perlu terjadi, karena semua itu masih bisa dibicarakan dengan baik-baik,” tutur Salossa saat ditemui Timika eXpress di Kantor DPRD, Rabu (11/12).
Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, Yance menegur itu merupakan kewenangan dan wajar selaku pimpinan pemerintah tingkat kelurahan untuk melihat dan memastikan sejauh mana kebersihan lingkungan di wilayah kelurahan setempat.
Makin Solossa sesali, masalah menimpa Lurah Inauga tersebut pada saat pihak kelurahan bersama 18 ketua RT sedang melakukan kunjungan di wilayah tersebut guna menentukan titik-titik TPS sekaligus sosialisasi tentang jam buang sampah kepada warga.
“Dan regulasi buang sampah itu kan sudah diatur oleh pemerintah. Saya pikir kesadaran dari masyarakat terhadap lingkungan kurang. Dan kalau memang Lurah Inauga ambil langkah sosialisasi itu baik dan sebenarnya bisa diatur supaya tidak ada kekerasan yang dilakukan,” kata Solossa.
Masalah sampah ini katanya, sebenarnya serba salah juga dan ini menjadi PR besar buat pemerintah dan warga sendiri. Sebab ada masyarakat yang tidak punya kesadaran membuang sampah tidak pada tempatnya dan ada sebagian yang sadar. Bahkan ada juga masyarakat datang mengorek tumpukan sampah untuk mencari sisa-sisa makanan untuk ternak.
Sebagai wakil rakyat, ia harapkan apa yang menimpa Lurah Inauga merupakan terakhir jangan sampai ada lagi pejabat lain ketika datang sosialisasi sadarkan warga lalu dipukul lagi, padahal niat dan maksudnya baik untuk masyarakat.
“Semoga oknum tersebut bisa sadar, dan langkah yang diambil korban melaporkan ke pihak kepolisian hanya semata-mata supaya ada efek jerah bagi warga lain, supaya tidak melakukan hal yang sama,” ungkapnya.
Tegakan Perda
Terpisah, Yohanes Rettob, Wakil Bupati Mimika mengatakan Yance Buney, Lurah Inauga dipukul saat menegakkan Perda sampah. Meski pemerintah daerah telah menyuarakan Perda ini namun belum ditegakkan dengan baik terutama masih sangat minim pemahaman masyarakat.
“Pak Lurah Inauga terimakasih, pak sudah menjadi pahlawan. Tidak usah khawatir kita tetap jaga wibawa. Kita harus terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Apabila ada masyarakat yang masih kepala angin kita proses hukum,” ujarnya.
Seperti diberitakan media ini, Rabu (11/12), Yance Kristian Buiney, Lurah Inauga dipukul seorang oknum warga hanya karena menegur pelaku yang membuang sampah dan membongkar tumpukan sampah guna mengumpulkan sisa makanan di siang hari.
Yance, yang dihubungi Timika eXpress, melalui telepon, Selasa (10/12) menjelaskan, peristiwa tersebut bermula, dirinya bersama 18 orang Ketua RT, melakukan kunjungan di sejumlah titik Tempat Pembuangan Sementara (TPS) usai melakukan rapat membahasan persoalan sampah di lingkungan Inauga.
“Habis rapat kita lakukan survey di sejumlah titik,” tambahnya.
Ia mengatakan, pihaknya mengunjungi Jalan Pattimura, Jalan Busiri, Jalan Sam Ratulangi hingga Jalan Hasanuddin. Tiba di Jalan Hasanuddin yang merupakan titik terakhir kunjungannya, mendadak seorang warga datang membuang sampah dan melanjutkan membongkar tumpukan sampah sekitar pukul 13.00WIT.
Selanjutnya, salah satu ketua RT yang ikut dalam kunjungan tersebut menegur warga tersebut dan menyampaikan waktu yang seharusnya membuang sampah, sesuai Perda Nomor 11 Tahun 2012.
Namun selagi Ketua RT memberikan sosialisasi, ada oknum warga yang datang dan membentak para Ketua RT. Adu mulutpun tidak terhindarkan dan berujung pemukulan. Dirinya yang berniat meleraipun menjadi sasaran pemukulan oleh warga.
“Saya mau lerai malah saya yang dipukul,” ungkapnya.
Saat ini lanjutnya, insiden tersebut sudah dilaporkan ke pihak keamanan sekitar pukul 16.00WIT, dan hingga kini masih diproses, pelaku ditahan, sementara rekannya kabur dengan motor pasca insiden. (a32/san)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.