LPMAK Hibahkan 40 Unit Rumah untuk Masyarakat Amungme

“Rumah ini dikatakan sebagai gereja kecil yang akan membentuk orang menjadi luar biasa. Urus juga agar anak-anak dapat dididik baik dalam rumah, biar jadi orang pintar”

Foto: Echie/TimeX
RUMAH – Nampak 40 unit rumah yang telah dihibahkan LPMAK kepada masyarakat Amungme, Rabu (18/12).

TIMIKA, TimeX
Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK) menghibakan 40 unit rumah yang terletak di Jalan Hasanuddin Timika kepada masyarakat Amungme. Puluhan unit rumah tersebut dibangun di atas lahan seluas 200 x 100 meter pada Tahun 2018, dengan total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 17 miliar. Dana belasan miliar tersebut termasuk dipakai untuk pembelian tanah dan pengurusan administrasi seperti sertifikat.
Penyerahan rumah tersebut ditujukan bagi masyarakat Amungme yang belum memiliki rumah atau yang hingga kini masih menumpang di rumah keluarga dan status menyewa.
Penyerahan rumah berlangsung di Jalan Hasanuddin, Rabu (18/12) diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Marius Uamang. Dalam khotbanya, ia mengajak masyarakat untuk menjaga kedamaian.
“Kedamaian adalah milik pribadi, mari bergandeng tangan dan tidak saling menjatuhkan. Damai dijaga dengan adanya rumah yang diberikan, diterima dan dijaga dengan baik sebagai bentuk berkat dari Tuhan,” katanya.
Sementara itu, Abraham Timang, Ketua Tim Bidang Operasional LPMAK, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PT Freeport Indonesia yang turut mendukung program ini, meski sejak 2016 setelah penerapan UU Minerba dan pengaruhnya pada pendapatan dan lainnya termasuk dari grasberg juga underground, namun hal itu tidak terlalu berpengaruh karena lewat Freeport, LPMAK dapat memberikan berkat bagi masyarakat.
Ia berpesan agar fasilitas yang diberikan kepada masyarakat dapat dijaga dengan baik.
Ia menjelaskan, status tanah dan bangunan rumah tersebut masih milik LPMAK, dan akan menjadi hak milik setelah adanya penghuni dan dihibahkan dari lembaga kepadanya.
“Rumah ini dikatakan sebagai gereja kecil yang akan membentuk orang menjadi luar biasa. Urus juga agar anak-anak dapat dididik baik dalam rumah, biar jadi orang pintar,” pesannya.
Selanjutnya Natan Kum, mewakili Freeport Indonesia menyampaikan kepada masyarakat, sebagai bentuk rasa syukur atas rumah yang diberikan melalui Freeport dan LPMAK, dapat diwujudkan dengan menjaga rumah tersebut.
“Mari sama-sama menjaga, sehingga kedepan ada permintaan masyarakat untuk rumah seperti ini, dapat direalisasikan lagi,” pesannya.
Bagi penerima manfaat dirinya menyampaikan terimakasih kepada Freeport dan tim transisi LPMAK dengan menjaga kebersihan dan merawat rumah dengan baik.
Ia juga mengharapkan agar bersama pemerintah daerah dan LPMAK membangun bersama membantu masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Johannes Rettob, Wakil Bupati Mimika, juga berharap rumah-rumah ini dijaga dengan baik, dipelihara dan tinggal dengan baik, juga diharapkan penghuninya nanti membiasakan diri agar orang lain datang hanya sebagai tamu tapi tidak menetap.
Ia memberikan apresiasi atas program-program yang telah dilakukan oleh Freeport dan LPMAK selama ini kepada masyarakat asli Mimika, dalam rangka
menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat.
Ia berharap kedepan LPMAK dan Freeport, duduk bersama dan berembuk untuk membangun rumah sehat bagi masyarakat yang tersebar di beberapa kampung agar tidak tumpang tindih.
Untuk kenyamanan dan keselamatan, khususnya anak-anak masyarakat di lokasi perumahan rakyat, ia berpesan agar LPMAK dan Freepot dapat bekerjasama dalam membangun pagar mengelilingi rumah masyarakat, karena ke depan dengan pesatnya perkembangan kota, akan ada pembangunan, di mana ruas jalan tersebut menjadi jalan utama pusat bisnis ke depan, yang direncanakan lebar 22 meter dengan lebar trotoar 7,5-10 meter. Dan sangat dekat dengan jalanan sehingga harus ada pagar keliling.
Usai ibadah, acara dilanjutkan dengan sesi peresmian rumah oleh Wakil Bupati Mimika, ditandai pengguntingan pita, selanjutnya penyerahan kunci kepada penerima manfaat oleh Abraham Timang.
Rombongan selanjutnya melihat langsung kondisi rumah masyarakat, yang terdiri dari 2 ruang kamar tidur, dengan ruang tamu, toilet, juga fasilitas air bersih, dilengkapi satu mesin air tiap rumah serta listrik.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan berita acara penyerahan secara simbolis dari LPMAK oleh Abraham Timang dan Ihfa Karupukaro, juga Anton Beanal sebagai penerima manfaat. Turut disaksikan John Rettob dan Natal Kum.
Sebagai bentuk syukur, acara penyerahan rumah ini diwarnai syukuran adat bakar batu dan santap kasih bersama tamu undangan, juga masyarakat yang berada di sekitar lokasi perumahan. (a32)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.