Bupati Nyatakan Mundur dari Perjuangan Papua Tengah

“Saya hari ini akan menyurati tujuh bupati, untuk kita undur sementara, bagi saya Papua Tengah itu tidak penting lagi mau jadi atau tidak karena banyak tim yang tiba-tiba muncul, ada yang bilang memiliki sponsorlah dan lain-lain. Biarkan mereka yang berjuang, jika sudah berhasil barulah saya maju menjadi gubernur, saya mau enak-enak saja tidak mau lagi berjuang, kan tim itu juga tidak mau dengan kami”

Foto: Dok.//TimeX
Eltinus Omaleng

TIMIKA,TimeX
Beberapa waktu lalu perjuangan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Tengah (PPT) oleh sejumlah bupati di wilayah pegunungan tengah Papua sempat menggaung. Namun mendadak perjuangan ini “dingin” seiring munculnya dualisme tim pemekaran PPT.
Eltinus Omaleng, yang merupakan Wakil Ketua Tim Pemekaran Tujuh Kabupaten kepada wartawan, Selasa (13/1) mengungkapkan sementara ini dirinya mundur dari perjuangan pemekaran Papua Tengah, bahkan dirinya telah menyurati para bupati yang tergabung dalam tim pemekaran PPT untuk mengurungkan perjuangan ini dulu.
Ditemui di sela-sela kunjungannya ke beberapa titik pembangunan infrastruktur di Mimika, ia mengatakan, niatnya untuk mengurungkan perjuangan PPT dikarenakan munculnya banyak tim yang mengatakan tim pemekaran PPT.
“Saya hari ini akan menyurati tujuh bupati, untuk kita undur sementara, bagi saya Papua Tengah itu tidak penting lagi mau jadi atau tidak karena banyak tim yang tiba-tiba muncul, ada yang bilang memiliki sponsorlah dan lain-lain. Biarkan mereka yang berjuang, jika sudah berhasil barulah saya maju menjadi gubernur, saya mau enak-enak saja tidak mau lagi berjuang, kan tim itu juga tidak mau dengan kami,” bebernya.
Ia menjelaskan, sejauh ini Pemda Mimika telah membayar lunas administrasi dari tim kajian Universitas Gajah Mada (UGM), saat ini masih menunggu hasil kajian tersebut.
Diketahui bahwa, selama ini Bupati Mimika begitu kokoh memperjuangan Papua Tengah.
Pada 31 Oktober 2019 lalu, bupati mengundang 10 bupati dari 10 Kabupaten/Kota untuk membicarakan pemekaran PPT, dan Selasa 20 November 2019, bupati menyampaikan aspirasi PPT ke Anggota Komisi II DPR RI di Jakarta, yang dilanjutkan dengan pembentukan panitia PPT.
Bupati selanjutnya mendatangkan tim kajian pemekaran dari UGM pada 13 November 2019, untuk melakukan kajian ulang kemudian 15 November, Pemda Mimika menyerahkan dokumen kepada tim kajian UGM, dalam waktu yang bersamaan pula hadir tim pemekaran sebelumnya versi Agustinus Anggaibak menyerahkan dokumen-dokumen perjuangan tim pemekaran sebelumnya. Kepada tim pengkaji dari UGM, untuk dikaji kembali, dan disaksikan oleh sejumlah warga, yang turut mengambil bagian dalam sesi dengar pendapat, di lantai dua Hotel Grand Tembaga.
“Saya sudah tidak mau bergerak lagi, jadi dan tidak Papua Tengah sudah tidak penting bagi saya,” imbuh bupati yang menggambarkan kekecewaannya. (a30)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.