Gunawan: Imlek Tahun Ini Sio Tikus Logam Jantan

“Memang kalau kita lihat tikus itu binatang kurang menyenangkan. Membawa penyakit, kotor. Dia menggerogoti sesuatu atau barang orang jadi miliknya. Tapi tikus tahun hewan pertama 12 zodiak. Artinya Januari sampai Desember menurut kalender China”

Foto: Dok./TimeX
Rusly Gunawan

TIMIKA,TimeX
Rusly Gunawan, Ketua Himpunan Peduli Kasih Tionghoa (HPKT) Kabupaten Mimika mengemukakan Imlek tahun ini jatuh pada Sabtu 25 Januari merupakan sio tikus logam jantan tahun ke 4717 China. Sifatnya pintar, cerdik namun tidak berani.
“Kami tahun ini tidak buat acara tapi pada Minggu 26 Januari ada syukuran bersama dengan umat katolik di Gereja Tiga Raja pada misa kedua,” ujar Gunawan kepada Timika eXpress di ruang kerjanya, Rabu (15/1).
Memaknai momen Imlek tahun ini, Gunawan mengimbau kepada HPKT supaya ikut menghadiri bersama-sama tata perayaan misa kedua di Gereja Katedral Tiga Raja.
Setelah Imlek ada ‘cap go mei’ artinya lima belas hari setelah Imlek jatuh pada Sabtu 8 Februari. Menjelang 15 hari ini pihaknya akan koordinasi dengan pengurus supaya membuat syukuran Imlek pada Minggu 9 Februari 2020. Perayaan syukuran bersama warga HPKT berlangsung di Jalan Budi Utomo.
“Memang kalau kita lihat tikus itu binatang kurang menyenangkan. Membawa penyakit, kotor. Dia menggerogoti sesuatu atau barang orang jadi miliknya. Tapi tikus tahun hewan pertama 12 zodiak. Artinya Januari sampai Desember menurut kalender China,” jelasnya.
Namun sio tikus logam jantan ini akan memiliki hubungan baik dengan kolega di tempat kerja dengan tetap kerja keras.
“Memang kita lihat ada sio tikus tanah, tikus api dan sio lainnya. Untuk tentukan sio ada kriteria. Kita tidak tahu, ada pakar yang menentukan atau perlu satu ilmu dan keahlian. Kita tidak bisa masuk sampai di situ,” katanya.
Tikus logam jantan mengandung elemen air, berhubungan dengan hujan, embun, air tenang danau atau laut. Tikus logam jantan juga bagaikan kapal laut melawan angin kencang.
Momen pergantian tahun lazim ini digunakan sebagai kesempatan memperbaiki diri dengan berbagai resolusi yang harus dicapai di tahun baru 2020.
Maknai sio ini, Gunawan bersama pengurus HPKT periode sedang berjalan ini kembali mengajak segenap warga keturunan Tionghoa, marilah belajar taat hukum dengan pengertian (aturan) supaya siapkan segala perlengkapan berhubungan dengan usaha seperti SITU, SIUP dan lain-lain. Kemudian sebagai warga Tionghoa harus taat pajak, sama-sama mendukung sukseskan Pesparawi dan PON 2020, taat aturan membuang sampah pada tempatnya. Sebab sebagai pengusaha otomatis banyak hasilkan sampah dan jaga kamtibmas serta marilah hindari penggunaan obat-obat terlarang, misalnya narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda. (tio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.