Tabrak Truk, Kakak Beradik Meninggal Dunia

Foto: Linda/TimeX
DOA-Keluarga dan kerabat berdoa di ruang jenazah RSUD Mimika sebelum dievakuasi ke rumah duka di Nawaripi, Rabu (15/1).

TIMIKA,TimeX
Betriks Putri Barri (17) dan Irpan Bram, dua bersaudara meninggal dunia setelah menabrak sebuah truk yang sedang parkir di depan Kantor SAR Timika, Jalan Yos Sudarso, Rabu (15/1) sekitar pukul 17.45 WIT.
Warga yang menyaksikan peristiwa tersebut, langsung menghubungi Satlantas Polres Mimika, selanjutnya korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk mendapatkan penanganan, namun saat tiba di rumah sakit kedua korban dinyatakan sudah meninggal dunia pada pukul 19.00WIT.
Berdasarkan data yang dihimpun Timika eXpress dari sejumlah sumber tadi malam, kejadian bermula, ketika Betriks bersama adiknya Irpan, dari kediamannya, di Lorong Buntu, depan SPBU Nawaripi menuju SP 1 untuk satu keperluan. Keduanya diketahui tidak mengenakan helm kala itu dan kondisi rem belakang bermasalah.
Karena sedang melaju, Betriks yang kala itu mengendarai motor Honda X Ride berwarna hitam biru tidak mampu mengontrol kendaraannya dan menabrak sebuah truk di depannya yang sedang parkir karena bannya sedang kempes. Awalnya korban hendak melambung sebua motor di depannya di sebelah kiri, namun karena tidak bisa korban beralih ke kanan, namun jarak yang mepet serta dalam kondisi kecepatan tinggi korban tidak bisa menghindari truk di depannya dan seketika terjatuh.

Foto: Ist/TimeX
Betriks Putri Barri

AKP Viky Pandu Widhapermana, Kasat Lantas Polres Mimika saat dikonfirmasi Timika eXpress, Rabu (15/1) malam membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
Dijelaskan, pengendara sepeda motor Honda X Ride berwarna hitam biru DS 2424 MZ atas nama Irpan Bram dari arah depan RSUD Timika dengan kecepatan tinggi Betriks Putri Barri (17) tujuan ke SP 1.
“Pengendara hilang kendali dan tidak bisa mengendalikan motor tersebut,” ujarnya.
Kemudian, kata dia, pengendara tidak memperhatikan mobil truk yang sedang parkir karena ban mobilnya pecah hingga membuat pengendara dan penumpang menabrak rambu-rambu yang telah dibuat oleh pengemudi mobil truk.
Kata dia, berdasarkan data di lapangan, setelah menabrak bagian belakang mobil (bak mobil), kepala korban Irpan Bram terbentur hingga mengeluarkan darah dari bagian hindung dan langsung meninggal dunia di TKP. Sedangkan Betriks diketahui mengalami luka robek pada bagian belakang kepala dan patah pada rahang depan hingga tidak sadarkan diri namun masih sempat dilarikan ke rumah sakit.
Sementara itu, Emanuel Kopong Daeng (46) selaku pengemudi mobil truk Fuso berwarna kuning hitam dengan nomor polisi DS 9718 MM tidak mengalami luka. Emanuel sementara ini masih diamankan di Kantor Lantas Timika guna pengembangan lebih lanjut.
Dari beberapa kerabat korban yang ditemui Timika eXpress di RSUD tadi malam menjelaskan, Beatrix saat ini duduk di Kelas XII SMA Negeri 1 Mimika, sementara adiknya Irpan Bram duduk di kelas IX SMP Negeri VII Timika.
“Mereka tiga bersaudara, yang dia bonceng itu adiknya nomor dua. Masih ada satu adiknya perempuan,” ujarnya.
Pantauan Timika eXpress tadi malam, ratusan warga asal Malakiri, Toraja, tampak memadati ruang jenazah RSUD Mimika.
Jalan di lingkungan ruang IRD RSUD juga tampak dipadati kendaraan roda empat. Para sahabat korban serta keluarga ini hendak datang menjemput jenazah untuk disemayamkan di kediamannya.
Semua yang hadir, mulai dari teman bermain, teman sekolah hingga kerabat diwarnai isak tangis, bahkan adik kandung korban tampak pingsan berkali-kali.
Keluarga dan teman korban mengelilingi peti jenazah sambil menangis, meratap.
Setelah dilakukan doa arwah, sekitar pukul 23.15 WIT jenazah dibawa dari ruang jenazah RSUD Mimika menuju rumah duka di Gang Buntu, Nawaripi, menggunakan dua unti ambulance.
Berdasarkan informasi dari salah satu anggota keluarga, korban akan disemayamkan selama dua hari di rumah duka di Timika kemudian dibawa ke kampung halaman di Toraja untuk dimakamkam. (ozy/epy/tio/aro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.