33 Pejabat Eselon III ‘Cuek’ dengan Teguran Inspektorat

“Rata-rata pejabat eselon III ada kepala bidang, kepala distrik. 33 pejabat ini sudah dua kali diberikan teguran secara tertulis di 2019 lalu namun tidak diindahkan teguran yang ada”

Foto: Indri/TimeX
Julianus Sasarari

TIMIKA,TimeX
Sejak 2019 hingga pertengahan Januari 2020, 33 pejabat eselon III di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika dinilai ‘cuek’ alias tidak merespons atas dua kali surat teguran tertulis yang dilayangkan oleh Inspektorat Mimika mengenai belum memasuki Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2019.
“Rata-rata pejabat eselon III ada kepala bidang, kepala distrik. 33 pejabat ini sudah dua kali diberikan teguran secara tertulis di 2019 lalu namun tidak diindahkan teguran yang ada,” sesal Julianus Sasarari Kepala Inspektorat Mimika saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan, Kamis (16/1).
Menyikapi sikap apatisnya 33 pejabat eselon III ini, Sasarari rencana akan menyurati langsung bupati melalui Marthen Paiding, Penjabat Sekda sehingga bisa diberikan sanksi apa, semuanya tergantung pimpinan.
Sesuai aturan ujarnya, penyampaian LHKPN ini sudah diberikan batas waktu hingga 31 Desember 2019, namun sekarang sudah lewat.
“Bisa saja sanksi tidak menerima Tunjangan Tambahan Penghasilan (TTP) atau bahkan tidak naik golongan, Semua itu kembali lagi ke pimpinan,” katanya.
Namun dari 33 pejabat ini lanjutnya, ada yang sudah mendaftar tapi tidak melaporkan, bahkan ada yang tidak sama sekali.
“Mengapa kita desak mereka, karena kalau masuk di 2020, pelaporan LHKPN-nya sudah beda lagi. Karena tidak mungkin sama, karena bisa saja ada yang berkurang dan ada yang meningkat,” jelasnya.
Mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika ini sayangkan meskipun sudah sering ditekan oleh Sekda juga bupati setiap kali apel pagi di Kantor Pusat Pemerintahan namun hingga 2020 masih saja ada belum melaporkan. (a30)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.