Miris, Baru Rampung Bundaran SP 2 Dirusak Oknum Warga

Foto: Istimewa
TUGU-Tampak salah bagian tugu yang dutulis dan salah satu lampu yang menghias tugu dipatahkan oleh oknum warga.

TIMIKA, TimeX

Baru saja dinyatakan rampung 100 persen, tugu bundaran SP 2 senilai Rp 2 miliar kini rusak di tangan oknum warga yang tidak bertanggungjawab, yang diperkirakan terjadi Rabu (12/2) malam.

Lampu yang menghias tugu tersebut dirusak dan bagian lain dipenuhi coretan padahal tugu ini akan menjadi salah satu ikon Mimika.

Hal ini menjadi bukti kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga fasilitas dan keindahan pembangunan di Mimika.

Bonifasius Saleo, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), saat ditemui Kantor Pusat Pemerintahan, Kamis (13/2) mengatakan ini adalah kali kedua lampu tungu dipecahkan dan terdapat botol bekas minuman keras di dalam tugu serta ludah pinang.

“Padahal pembangunan tugu ini untuk kepentingan kita bersama. Jangan merusak apa yang pemrintah sudah bangun. Bagaimana kota kita ini akan bagus, nanti orang di luar bilang kalau orang di Mimika ini tidak bisa menjaga keindahan kota,”ungkap Boni.

Namun demikian lanjut dia berdasarkan kontrak dengan pihak ketiga dalam hal ini CV Nosal Jaya, saat ini tugu masih dalam tahap pemeliharaan dan Rp 5 persen dari anggaran Rp 2 miliar akan dimanfaatkan untuk maintenance.

Rusaknya fasilitas ini juga menjadi viral di media sosial, sejumlah akun facebook ikut mengomentari dan menyayangkakan tindakan oknum warga yang tidak bertanggungjawab tersebut.

Para netizen juga berharap agar pelaku bisa segera ditangkap dan diberikan tindakan tegas.

>>Dewan Sayangkan Pengerusakan

Sementara itu, Martinus Walilo, Anggota DPRD Mimika menyesalkan pengerusakan bundaran SP 2 tersebut. Ia meminta kepada Pemkab Mimika untuk memasang CCTV di area tersebut agar bisa melakukan pengawasan.

“Harus ada pengawasan, bisa dipasang CCTV di area bundaran supaya bisa dipantau. Kalau oknum yang melakukan ini sudah ketahuan sebaiknya diberikan sanksi tegas supaya ada efek jerah,” katanya.

Ia berharap kerusakan-kerusakan tersebut segera diperbaiki karena bundaran tersebut dibangun mempercantik wajah Mimika.

“Pemerintah tolong segera perbaiki karena bundaran itu sangat  bagus dan harusnya dijaga,” tuturnya.

Ia mengatakan wajah Kabupaten Mimika sekarang sudah berubah, semakin indah sehingga semua masyarakat diminta menjaga semua aset yang dibangun pemerintah untuk memperindah kota ini.

“Kota Timika sekarang ini indah, pembangunanya sangat bervariasi jadi kita semua wajib mendukung pemerintah dan menjaga kota ini dengan baik. Boleh foto-foto  di bundaran itu tapi  jangan kasih rusak,” pesannya.

Sementara itu, Dominggus Robert Mayaut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mimika mengatakan saat ini bangunan bundaran tersebut masih dalam tahap pemeliharaan, sehinggga akan segera diperbaiki oleh kontraktor.

“Kita minta kontraktor segera perbaiki karena bangunan bundaran SP 2 masih dalam tahap pemeliharaan,” kata Robert.

Ia mengajak masyarakat untuk menjaga bangunan-bangunan yang merupakan aset daerah. “Pemerintah sudah berupaya mempercantikan kota ini melalui pembangunan mari kita jaga bersama,” ajak Robert. (a30/epy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.