Bupati Perintahkan Anak Amor Sweeping Honorer

“Jadi saya katakan sekali lagi, SK yang sudah saya tandatangan itu bisa saya cabut kembali, itu bukan harga mati, karena banyak kepala OPD yang datang tipu-tipu saja saya, bilang honorer ini sudah kerja 10 tahunlah, saya tidak tahu jadi main tanda tangan saja”

Foto: Indri/TimeX
Eltinus Omaleng

TIMIKA,TimeX
Eltinus Omaleng, Bupati Mimika perintahkan anak-anak Amungme dan Kamoro (Amor) untuk melakukan sweeping tenaga honorer di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Mimika untuk melihat jika masih ada honorer yang baru direkrut oleh pimpinan OPD, maka segera ditarik keluar dan akan dicabut Surat Keputusan (SK) Bupatinya.
Orang nomor satu di Mimika ini sampaikan secara terbuka dalam arahan apel pagi di hadapan pimpinan OPD dan ratusan ASN serta honorer di Kantor Pusat Pemerintahan, Senin (17/2.
Menurutnya, APBD Mimika hampir Rp2 miliar digunakan untuk biaya gaji ASN dan Rp1 miliar hanya habis dipakai bayar honor saja. Sedangkan Kabupaten Mimika membutuhkan anggaran yang cukup besar untuk pembangunan.
“Jadi saya katakan sekali lagi, SK yang sudah saya tandatangan itu bisa saya cabut kembali, itu bukan harga mati, karena banyak kepala OPD yang datang tipu-tipu saja saya, bilang honorer ini sudah kerja 10 tahunlah, saya tidak tahu jadi main tanda tangan saja,” jelasnya.
Menurutnya, untuk mengetahui benar tidaknya memang harus dilakukan sweeping kembali.
“Kalau pegawai honorer 1000 orangpun kalau mereka mau masuk jadi honor, sekarang ini bisa. Kalau mereka mau itu khusus Amungme Kamoro saja tidak dengan Papua lain,” tuturnya.
Menurutnya, bagi warga Mimika yang bukan dari dua suku tersebut, jika ingin bekerja di Kantor Pusat Pemerintahan harus melalui tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) karena untuk perekrutan honorer sudah dihentikan.
“Kalau mau kerja tes CPNS saja, tembus baru kerja di Pemda, kalau terima honorer sudah tidak boleh,” pungkasnya. (a30)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.