50 Anak di Gorong-gorong Diberi Motivasi Rajin Belajar

“Kami berusaha agar anak-anak bisa mengetahui wawasan kebangsaan Indonesia dan menumbuhkan rasa kecintaannya kepada Indonesia”

Foto: Ist./TimeX
FOTO BERSAMA – Satgas Binmas Noken foto bersama anak-anak usai acara ‘Polisi Pi Ajar’, Minggu (23/2).

TIMIKA,TimeX
Sebanyak 50 anak yang tergabung dalam Lembaga Pengembangan Anak-anak Terlantar dan Putus sekolah (LPATP) di Gorong-gorong Kampung Pisang diberi motivasi rajin belajar oleh personil Polri dan Babinsa dalam program ‘Polisi Pi Ajar’ pada Minggu (23/2).
Hadir dalam kegiatan tersebut Satgas Binmas Noken antara lain AKBP Sofyan Budiono, Iptu Paulus R. R, Aiptu Bambang Triyatwoko, Bripka Sam Saiba, Bripka A.A. Raka W, Brigpol Juanda Silalahi, Brigpol Ipung, Wibowo dan Briptu Marinus Atatu. Dari Satgas Humas antara lain Ipda Habibi, Brigpol Rinto dan Bripda Rendy dan dari Babinsa Koramil Kota Timika yaitu Pelda Mustajib, Sertu Deny, Sertu Joko dan Serda Wali.
AKBP Sofyan Budiono, Wakasatgas Binmas Noken melalui release diterima Timika eXpress, Minggu (23/2) menjelaskan kegiatan ini bertujuan memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak untuk lebih giat dalam belajar sehingga nantinya mereka dapat mewujudkan cita-citanya. “Kami berharap dengan kegiatan ini anak-anak di LPATP lebih aktif dan semangat dalam belajar, bukan hanya yang diberikan Polisi Pi Ajar namun juga pelajaran yang diberikan oleh guru di sekolah sebagai bekal dalam menata masa depan,” tulisnya.
Sementara Selviana Ronsumbre Ketua LPATP mengucapkan terima kasih kepada Sat Binmas Polres Mimika, Binmas Noken dan Babinsa yang telah memberikan wawasan kepada anak yang ada di LPATP.
Pada kesempatan itu Tim Pi Ajar, Aiptu Bambang Triyatwoko, Bripka Sam Saiba, Briptu Marinus Atatu bersama Babinsa bergantian memberikan pengetahuan tentang keberagaman suku bangsa yang ada di Papua dan Indonesia, kepulauan Indonesia, dan wawasan kebangsaan dan cita-cita dari anak-anak tersebut.
“Kami berusaha agar anak-anak bisa mengetahui wawasan kebangsaan Indonesia dan menumbuhkan rasa kecintaannya kepada Indonesia,” ujar Aiptu Bambang Triyatwoko.
Menurutnya, mengajarkan wawasan kebangsaan sejak dini sangatlah bagus, agar mereka bisa mencintai Indonesia dan paling terpenting mereka ini adalah penerus bangsa. Selain itu, Brigpol Juanda Silalahi juga bercerita tentang Zadrakh, Mesakh, dan Abednego. Anak-anak sangat senang dan antusias menjawab pertanyaan dari polisi. (aro)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.