Siaga Darurat Covid-19, Operasi Tambang Freeport Normal

Karyawan Freeport Diminta Praktekkan Social Distancing

TIMIKA, TimeX

Penetapan status siaga darurat oleh pemerintah setempat dalam upaya mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), tidak menggangu operasional tambang PT Freeport Indonesia (PTFI), yang kini masih berjalan.

Perusahaan multinasional melalui Riza Pratama selaku Juru Bicara

Penetapan status siaga darurat oleh pemerintah setempat dalam upaya mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), tidak menggangu operasional tambang PT Freeport Indonesia (PTFI), yang kini masih berjalan.

Zulkifli Lambali

Penetapan status siaga darurat oleh pemerintah setempat dalam upaya mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), tidak menggangu operasional tambang PT Freeport Indonesia (PTFI), yang kini masih berjalan.

Riza Pratama

(Jubir) PTFI mengatakan, pihak managemen telah melakukan langkah-langkah untuk memitigasi penyebaran  virus di wilayah kerja.

“Upaya yang kita lakukan seperti memberikan himbauan dan arahan untuk menghindari tempat-tempat ramai, juga membatasi pertemuan-pertemuan,” ungkap Riza saat dikonfirmasi Timika eXpress, Rabu (18/3).

Selain itu, dilakukan screening di terminal dan airport, meningkatkan kebersihan dan disinfeksi.

Termasuk imbauan bagi pekerja untuk tidak datang bekerja jika merasa sakit, dan banyak lagi.

Dari berbagai upaya mitigasi agar aktifitas tambang dan produksi berjalan, terpenting adalah memperhatikan hal-hal menyangkut kesehatan dan keselamatan pekerja yang merupakan aset terbesar perusahaan.

Secara terpisah, Zulkifli Lambali selaku Kepala Teknik Tambang (KTK) PTFI, melalui inteoffice momorandum yang diterima Timika eXpress tadi malam, juga mengimbau kepada pekerja untuk melakukan social distancing.

Dimana manajemen PTFI terus berupaya meminimalisir resiko-resiko paparan Covid-19 di area kerja.

“Semua langkah telah mulai dilakukan sesuai dengan rencana mitigasi dan ini memerlukan dukungan penuh dari Anda sebagai bagian dari kominitas kita,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pekerja terhadap upaya-upaya untuk mengurangi laju penyebaran virus corona di area kerja, kepada seluruh karyawan dan komunitas Freeport Indonesia untuk dapat segera mempraktekkan social distancing.

“Konsep social distancing atau menjaga jarak sosial secara sederhana, berarti mengurangi atau bahkan sedapat mungkin menghindari aktivitas berkumpul,menjaga jarak secara fisik ketika berinteraksi dengan orang lain, dan hindari berbgaai pertemuan yang melibatkan banyak orang,” pesannya.

Ia menambahkan, pertemuan yang perlu dilakukan agar sedapat mungkin dilakukan melalui tele-conference atau video conference.

“Mari bekerja bersama untuk menjaga diri kita, keluarga dan komunitas kita tetap sehat,” tandas Zulkifli. (vis)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.