PSI dan KNPI Bagi 2900 Masker Gratis

“Tidak hanya Mimika tetapi hampir seluruh Indonesia, kami tidak tahu kenapa sampai bisa terjadi kelangkaaan, tetapi kita tidak mau saling menyalahkan, kita hanya ingin melakukan apa yang bisa kita lakukan, dan alhamdulilah kami mendapatkan jumlah masker yang begitu banyak, ini merupakan berkah bagi warga Mimika”

Foto: Indri/TimeX
1. BAGI MASKER – Pengurus PSI membagikan masker kepada pengendara sepeda motor di Jalan Yos Sudarso, Sabtu (21/3).

TIMIKA,TimeX
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Mimika membagikan 2900 masker secara gratis kepada masyarakat Mimika pada Sabtu (21/3). PSI sendiri membagi 1500 masker dan KNPI 1400 masker menyebar di beberapa titik seperti, lampu merah Supermarket Diana, lampu merah persimpangan Bank Papua, lampu merah persimpangan Timika Mall dan persimpangan SP1-SP4.
Rendy Wijaya, Anggota DPRD Mimika juga politisi PSI menjelaskan PSI hadir tidak saja disaat kampanye tetapi disaat masyarakat membutuhkan.
Ia mengatakan membagikan 1500 masker ini sebaga bentuk kepedulian terhadap sesama guna menekan penyebaran COVID-19.
Rendy berharap warga bisa mengikuti instruksi Gubernur Provinsi Papua juga Bupati Mimika mengisolasi diri selama 14 hari di rumah dengan tidak melakukan aktifitas di luar rumah, lebih baik mencegah daripada mengobati.
“Dengan membagikan masker kepada masyarakat, PSI mengajak masyarakat untuk bersama-sama menekan penyebaran COVId-19 dan jangan panik, warga harus lebih banyak menghindari aktifitas di luar rumah,” pesannya saat ditemui di sela-sela pembagian masker di depan Bank Papua, Jalan Yos Sudarso, Sabtu (21/3).
Di tempat yang sama, Suraya Madubun, Sekretaris Umum PSI menjelaskan, jika bagi-bagi masker ini merupakan salah satu program yang sudah dicanangkan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) SPI yang menginstruksikan langsung kepada seluruh anggota legislatif PSI di seluruh Indonesia untuk semaksimal mungkin memberikan kontribusi nyata dan membantu mensupport pemerintah dalam melakukan pencegahan maupun penyebaran informasi corona.
“Kami sendiri di sini berkoordinasi dua hari kemarin, dengan bro Rendy Wijaya yang adalah satu-satunya legislatif PSI di Mimika, dan beliau memberikan respon positif dan beliau sangat menyambut baik. Ini merupakan inisiatif PSI yang kemudian disupport dari bro Rendy Wijaya,” terang Suraya.
Menurut Soraya mengapa memilih masker? Karena telah terjadi kelangkaan masker di Mimika dalam beberapa minggu terakhir ini.
“Tidak hanya Mimika tetapi hampir seluruh Indonesia, kami tidak tahu kenapa sampai bisa terjadi kelangkaaan, tetapi kita tidak mau saling menyalahkan, kita hanya ingin melakukan apa yang bisa kita lakukan, dan alhamdulilah kami mendapatkan jumlah masker yang begitu banyak, ini merupakan berkah bagi warga Mimika,” jelasnya.
Ia mengatakan disaat sedang kelangkaan masker malah banyak supplier yang bermain dengan menjual harga tinggi, namun PSI ambil langkah dengan membanginya gratis.
“Saya pikir itu saja pesan moral yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat, bahwa PSI tidak hadir saat kampanye saja. Kita bisa hadir kapan saja, disaat masyarakat butuh kita. Ketua kami Abraham Timang, juga sangat mensupport kami, namun karena ada tugas yang lain sehingga beliau tidak hadir, tetap pada intinya beliau sangat mendukung,” paparnya.
Sementara Alwiren Horan mengajak warga masyarakat Mimika untuk tidak lupa menerapkan pola hidup sehat, seperti tidak lupa mencuci tangan, gunakan masker jika sedang batuk dan social distancing.
“Kita sama-sama tidak ingin virus berbahaya ini masuk ke Mimika, untuk itu baiknya kita mengantisipasinya dengan menerapkan pola hidup sehat,” katanya.
Michael R Gomar melalui Jaconis Manusia, Wakil Ketua III KNPI Mimika mengemukakan akibat dari kelangkaan masker di apotik beberapa hari belakangan ini menggerakan hati pengurus KNPI Kabupaten Mimika untuk membagi 1400 masker secara gratis kepada masyarakat di beberapa titik lampu merah. Aksi bagi-bagi masker ini menimbulkan reaksi cepat dan begitu antusias oleh masyarakat. Dari seribuan masker yang disediakan habis dibagikan dalam waktu singkat.

Foto: Indri/TimeX
TERIMA – Warga saat menerima masker yang dibagi gratis oleh pengurus KNPI Mimika di Jalan Yos Sudarso, Sabtu (21/3).

Menurutnya, aksi bagi-bagi masker ini merupakan salah satu bentuk mendukung pemerintah dalam mengantisipasi menekan penyebaran COVID-19.
“Karena kita melihat kelangkaan masker beberapa minggu terakhir ini menggerakan hati pengurus bagaimana kalau kita bagi masker kepada warga yang membutuhkan. Jangan hanya gara-gara masker tidak ada, yang tadinya penyebaran COVID-19 sebenarnya bisa dicegah akhirnya dengan gampang warga terpapar virus kepada orang lain,” ujarnya.
Ia menyebutkan dari empat titik pembagian masker salah satunya di depan Bank Papua perempatan Jalan Yos Sudarso-Belibis dan Ki Hajar Dewantara.
Bersamaan dengan pembagian masker, lanjutnya, KNPI juga membagikan selembaran imbauan dari Bupati Mimika terkait isolasi diri selama 14 hari di rumah, menjaga jarak dengan tidak duduk berkumpul dalam jumlah banyak, mencuci tangan guna mencegah pandemi COVID-19 yang saat ini sudah banyak jatuh korban.
Melalui imbauan ini, ia harap masyarakat awam terhadap COVID-19 bisa membaca secara detail sebagai bentuk sosialisasi gunanya untuk menyelamatkan warga Mimika. (a30)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.