GAMKI Dukung Kebijakan Pemerintah Cegah COVID-19

Foto: Echie/TimeX
FOTO BERSAMA – Melianus Edowai, Ketua GAMKI Mimika (empat dari kiri) didampingi Apres Noya, Sekretaris DPC GAMKI dan pengurus DPC GAMIKI foto bersama usai konferensi pers di Jalan Cenderawasih, Sabtu (21/3).

TIMIKA,TimeX
Melianus Edowai, Katua GAMKI Mimika mendukung penuh berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika dalam pencegahan COVID-19, terutama pernyataan Bupati Mimika Eltinus Omaleng bahwa jika sudah menemukan satu orang pasien COVID-19 otomatis langsung ambil kebijakan Timika lockdown.
“GAMKI mendukung kebijakan bupati ini, karena sangat tepat dalam upaya melindungi masyarakat Mimika. Hal ini agar tidak tersebar ke semua penduduk yang ada di Kabupaten Mimika,” ujar Melianus dalam jumpa pers, Sabtu (21/3).
GAMKI ujarnya, mengharapkan agar pemerintah daerah tegas membatasi mobilisasi orang dari luar ke Papua terutama Timika. Apalagi bagi pekerja di Timung, Bar dan WTS. Lebih baik pengusaha hentikan datangkan pramuria dari luar daerah.
Sementara kepada masyarakat umum, GAMKI juga mengharapkan dapat mematuhi surat edaran Gubernur Papua dan Bupati Mimika dalam hal membatasi diri selama 14 hari tanpa akvitias di luar rumah memang tidak penting, mencuci tangan sesering mungkin, dilarang berada di lokasi kerumunan banyak orang.
GAMKI bersama pihak Gereja mengajak seluruh umat mari bergandengan tangan, bersatu dan berdoa agar supaya Corona tidak tersebar di Tanah Papua.
Sementara Apres Noya, Sekretaris DPC GAMKI Mimika menyampaikan apa yang dibuat oleh Pemkab Mimika dalam pencegahan ini perlu didukung oleh semua orang. Terutama kelompok pengusaha harus memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah. Salah satunya menyiapkan tempat cuci tangan juga hand sanitizer dan menyemprotkan disinfektan sebelum dan sesudah aktivitas. Seperti masuk di mall atau toko dan fasilitas umum lainnya secara mandiri harus disiapkan oleh pengusaha tersebut.
Selain itu bisa juga membagikan atau memasang selebaran atau spanduk ataupun banner yang berisikan informasi seperti jaga jarak atau social distancing, melakukan penyemprotan disinfektan juga membatasi waktu beroperasi. (a32)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.