DJOKOVIC KALAHKAN TSONGA

SHANGAI, TIMEX Petenis Serbia peringkat satu dunia Noval Djokovic melanjutkan dominasinya pada tenis putra dengan mengalahkan petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga untuk kembali memenangi gelar Shanghai Masters, Minggu.

ANGKAT TROPY – Petenis Serbia Novak Djokovic mengangkat tropy saat upacara penyerahan setelah menjuarai final tunggal putra melawan petenis Spanyol Rafael Nadal di Turnamen Tenis Tiongkok Terbuka di Beijing, Tiongkok, (REUTERS/Stringer)

SHANGAI, TIMEX

Petenis Serbia peringkat satu dunia Noval Djokovic melanjutkan dominasinya pada tenis putra dengan mengalahkan petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga untuk kembali memenangi gelar Shanghai Masters, Minggu.

Petenis Serbia, 10 kali juara grand slam itu, menyisihkan Tsonga 6-1 6-4 untuk meraih gelar Shanghai Masters ketiganya dan gelar kesembilan pada tahun ini.

Djokovic memenangi tiga gelar grand slam tahun ini, menjadi runner-up di Prancis Terbuka dan sejak menderita kekalahan mengejutkan pada perempat final di Qatar oleh Ivo Karlovic pada Januari, ia telah mencapai final pada seluruh 13 event yang ia mainkan.

Petenis 30 tahun Tsonga menunjukkan kecakapannya melakukan servis saat mengatasi Rafa Nadal dalam tiga set pada semifinal, Sabtu, tetapi melawan Djokovic ia tidak berkutik.

Petenis Sebia berumur 28 tahun itu mengatasi senjata paling ampuh Tsonga untuk mematahkan tiga servis game pembukanya dan merebut set pertama pada saat petenis Prancis Tsonga lebih banyak bermain di belakang baseline.

Permainan Tsonga meningkat pada awal set kedua ketika ia berusaha keras mengatasi break point pada delapan game pertama ketika petenis Serbia melenggang dengan servisnya sendiri.

Namun tekanannya terlalu besar, Djokovic memukul bola ke seluruh sudut dengan penguasaan lapangan yang hebat dengan hanya melakukan delapan kesalahan sendiri dan mamatahkan servis pada game kesembilan dan melakukan servis untuk meraih kemenangan.

“Hari ini kuncinya adalah mengembalikan sebanyak mungkin servis ke Jo karena ia mempunyai salah satu servis terkeras dalam permainan ini,” kata Djokovic seperti dikutip Reuters.

“Ia menunjukkannya pada set kedua, dengan beberapa break point pada awal set. Ia mengikutinya dengan beberapa ace, beberapa servis keras.”

Ini adalah turnamen kedua berturut-turut yang Djokovic menangi tanpa kehilangan satu set pun setelah ia meraih gelar China Terbuka di Beijing pekan lalu. Catatan menang kalah petenis Serbia itu sekarang 38-1 di lapangan keras Tiongkok.

 

Kemenangan itu adalah gelar ATP Tur yang ke 57 bagi Djokovic, terpaut dua dari rekor Nadal yang mengumpulkan 27 mahkota Masters Series.(ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *