KKB Tembak Tiga Buruh Bangunan di Sinak Hingga Tewas

Irjen Pol.Drs. Paulus Waterpauw, MHum

Irjen Pol.Drs. Paulus Waterpauw, MHum

JAYAPURA, TimeX

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengakui kelompok sipil bersenjata, Selasa sekitar pukul 14.00 WIT menyerang karyawan PT Modern yang sedang mengerjaan proyek jalan di Kampung Agengeng, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak.
Laporan yang diterima menyebutkan karyawan yang menjadi korban dan meninggal berjumlah tiga orang, yakni Anis  (pimpinan),  Andi (operator buldoser)  dan David (operator excavator),” jelas Kapolda.
Sedangkan Daud (pembantu operasional buldoser) saat ini dilaporkan dalam kondisi kritis, dan satu orang diantaranya berhasil menyelamatkan diri dan melaporkan insiden tersebut, kata Waterpauw.
Dikatakan, kelompok penyerang sebelum menganiaya para korban sempat membakar dua alat berat milik PT Modern yakni 1 unit ekskavator dan bulduser.
“Mereka diserang saat sedang melakukan pengerjaan pembangunan Jalan Trans Papua antara Sinak (Kabupaten Puncak)-Mulia (Kabupaten Puncak Jaya),” jelas Waterpauw.
Menurutnya, hingga kini belum dipastikan kelompok mana yang melakukan penyerangan dan penembakan.
Namun saat kejadian, masyarakat sempat melihat kelompok Legagak Telenggen melintas, dan diduga  kelompok tersebut lah yang menghabiskan tiga nyawa pekerja bangunan,”kata Waterpauw.

Sementara itu, Kapolres Puncak Jaya, AKBP Marcelis membenarkan kejadian itu. Namun ia enggan menjelaskan lebih lanjut. “Benar ada kejadian penembakan terhadap karyawan PT Modern. Kebetulan saya berada di Mulia. Terkait kejadian tanyakan saja ke Kabid Humas Polda Papua,” ujar Marcellis dari telepon selulernya.
Menurutnya aksi penembakan yang terjadi di wilayah itu biasanya dilakukan kelompok Yambi. Dari data yang diperoleh, penyerangan terjadi saat pekerja proyek jalan Sinak-Mulia berada di desa Agenggen, Distrik Sinak, Kab Puncak.

Mendengar suara tembakan, aparat keamanan 17 personel gabungan 8 Koramil, 2 Satgas bantuan dan 7 dari Yonif 751/Raider, Danramil Sinak, dan 12 Personel Brimob meluncur ke lokasi. Ketika pasukan tiba di TKP, ada 3 pekerja tewas akibat luka tembak.
Salah karyawan PT Modern dihubungi membenarkan adanya kejadian tersebut. ” Betul ada, tapi saya harus koordinasi dengan kepala cabang yang saat ini sedang ada di rumah duka. Nanti hubungi kepala cabang saja,” katanya.

Dari kejadian itu, empat jenazah korban penembakan kelompok kriminal bersenjata atau KKB berhasil dievakuasi ke Sinak, Kabupaten Puncak, Papua.
Evakuasi keempat jenazah berhasil dilakukan setelah tim gabungan yang terdiri dari anggota kepolisian dan aparat TNI tiba di kampung Angengeng, sekitar enam kilometer dari Sinak, kata Kapolres Puncak Jaya AKBP Marselis kepada Antara,  tadi malam.
Korban dijadwalkan Rabu (16/3) hari ini dievakuasi melalui Sinak ke Jayapura, jelasnya.
AKBP Marselis mengakui, belum dapat dipastikan jam berapa evakuasi dilaksanakan karena menunggu kepastian pesawat yang akan mengangkut keempat jenazah. (try)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.