IMSV Gelar Pengobatan Massal di Pulau Karaka

PULAU KARAKA,TimeX Indonesia Medical Service Volunter (IMSV) menggelar pengobatan massal bagi warga Kampung Amamapare, Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Rabu (10/8).  Pengobatan berbagai macam penyakit, mulai dari penyakit kulit, asma, tekanan darah tinggi, kolesterol, jantung, gangguan mata dan pengobatan malaria secara gratis itu dipusatkan di ruang kelas V SD setempat.

dr. Simon Kostoro

PULAU KARAKA,TimeX

Indonesia Medical Service Volunter (IMSV) menggelar pengobatan massal bagi warga Kampung Amamapare, Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Rabu (10/8).

Pengobatan berbagai macam penyakit, mulai dari penyakit kulit, asma, tekanan darah tinggi, kolesterol, jantung, gangguan mata dan pengobatan malaria secara gratis itu dipusatkan di ruang kelas V SD setempat.

Sementara warga yang mengalami gangguan penglihatan juga akan diberikan kacamata secara gratis.

Program ini merupakan hasil kerjasama antara Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) PT  Freeport Indonesia (PTFI) dengan lembaga IMSV dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi warga Mimika di wilayah pesisir dan pedalaman secara optimal.

Perwakilan IMSV, dr. Simon Kostoro kepada Timika eXpress di sela-sela kegiatan Rabu kemarin mengatakan, program ini melibatkan gabungan tenaga medis yang berasal dari Negara Polandia, Taiwan dan Indonesia dalam tanggung jawab kerjasama, khususnya bagi warga Indonesia yang masih membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Kegiatan ini murni kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat pedalaman dalam pelayanan di bidang kesehatan,” jelasnya.

Dikatakan pula, kegiatan pelayanan kesehatan kali ini adalah yang kedua yang kedua kalinya.

“Kita harap program ini bisa di follow up oleh pemerintah setempat, sehingga kondisi kesehatan masyarakat bisa terkontrol secara berkesinambungan,” pesannya.

Masih Kostoro, pihaknya bersyukur dengan adanya fasilitas yang disediakan oleh PTFI dalam tanggung jawabnya memberi ruang dan waktu untuk memberi akses layanan kesehatan secara optimal bagi warga masyarakat di pesisir maupun pedalaman.

“Saya rasa dengan 30 tenaga medis dari 3 negara cukup membantu pelayanan kesehatan warga menuju pola hidup sehat dan bersih. Kami ada untuk berbagi dan melayani,” tutupnya. (a9)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *