Lucky: Kalau Berani Tangkap Bandarnya

TIMIKA,TimeX Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Lucky Mahakena menantang aparat kepolisian dalam pemberantasaan judi togel yang baru dua hari berhenti operasi pascaditangkapnya sejumlah pengecer bisnis haram itu. Kembali ditangkapnya lima pengecer togel, Kamis (1/9) sekitar pukul , di Jalan Bhayangkara Komplek eks Pasar Swadaya, mendapat apresiasi darinya.

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Lucky Mahakena.

TIMIKA,TimeX

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Lukcky Mahakena menantang aparat kepolisian dalam pemberantasaan judi togel yang baru dua hari berhenti operasi pascaditangkapnya sejumlah pengecer bisnis haram itu.

Kembali ditangkapnya lima pengecer togel, Kamis (1/9) sekitar pukul , di Jalan Bhayangkara Komplek eks Pasar Swadaya, mendapat apresiasi darinya.

Hanya saja, lanjut Lucky jangan hanya pengecernya, tapi kalau berani dan mau memberangus togel dari Mimika, bandar utamanya yang harus ditangkap dan diproses hukum.

“Kan ada bandar dari bisis togel ini.Saya minta polisi jangan hanya tangkap yang kecil-kecil saja, tapi coba yang bos besarnya,” tegasnya sembari manambahkan jangan ada kepentingan dalam pemberantasan judi togel pascapemberitaan di salah satu media akhir-akhir ini.

Tidak hanya itu, Kabag Humas RSUD Mimika juga mengimbau aparat kepolisian untuk tidak tebang pilih dalam penegakan hukum, khususnya pemberantasan berbagai macam judi di Mimika.

Kasat Reskrim Polres Mimika Iptu Najamuddin kepada Timika eXpress, usai penangkapan lima pengecer togel sekira pukul 17.00 WIT Kamis kemarin mengatakan, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap lima pengecer tersebut. “Belum ada yang kita tetapkan tersangka,” tegasnya.

Dari lima pengecer pada penangkapan yang dipimpin langsung Iptu Najamuddin bersama enam anggotanya akan dikembangkan lagi keterlibatan bandarnya.

Bahkan adanya pernyataan Najamuddin bahwa akan menangkap semua bandar judi togel di Timika, menjadi tantangan tugasnya.

Sementara itu, seorang penjual togel berinisial R, yang ditangkap anggota Polres Mimika Selasa,(29/8) di kediamnnya di Jalan Yos Sudarso, kawasan Djayanti, Sempan-Timika mengaku pasrah.

Saat berbincang-bincang dengan Timika eXpress, Kamis (1/9) di Mapolres Mimika, R mengakui perbuatannya kalau selama ini ia menjual togel dari agen bernama IS yang disinyalir adalah oknum polisi.

Wanita berlagak tomboi itu mengakui kalau agen togelnya adalah seorang berinisial IS,” tuturnya singkat. (a21)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *