Kapolri Video Confrence Dengan Polres Mimika

TIMIKA,TimeX Pemberantasan narkoba menjadi program prioritas dari 100 hari kerja Kapolri Jenderal Tito Karnavian.Sehingga, mantan Kapolda Metro Jaya itu secara tegas, kepada seluruh jajarannya, mulai Polsek hingga Mabes Polri dituntut untuk perang terhadap narkoba. Dan, secara khusus Polri harus bersih dari barang haram tersebut.

Kapolres Mimika saat mengikuti vcon dengan Kapolri

Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

>>Institusi Polri Harus Bersih, Jangan Ikuti Mantan Dirnarkoba Polda Bali

TIMIKA,TimeX

Pemberantasan narkoba menjadi program prioritas dari 100 hari kerja Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Sehingga, mantan Kapolda Metro Jaya itu secara tegas, kepada seluruh jajarannya, mulai Polsek hingga Mabes Polri dituntut untuk perang terhadap narkoba.

Dan, secara khusus Polri harus bersih dari barang haram tersebut.

Sikap tegas mantan Kapolda Papua ini dinyatakan secara terbuka melalui gelar video confrence (vcon) ke seluruh jajarannya, termasuk Polres Mimika, pada Senin (28/9).

Melalui video conference di Polres Mimika yang diikuti Kapolres Mimika AKBP Yustanto Mudjiharso, SIK, M.Si serta jajaran perwira lainnya, atensi Kapolri adalah menginstruksikan ke seluruh jajarannya untuk serius dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba, baik terhadap masyarakat sipil, dan secara khusus di lingkup kepolisian.

“Mulai dari jajaran Polsek sampai Mabes Polri atensi saya adalah berantas narakoba. Anggota yang terlibat harus disanksi keras,” jelas Kapolres Mimika, AKBP Yustanto Mujiharso kepada Timika eXpress di Kantor Polres Mimika, Senin (26/9) mengulang instruksi Kapolri usai vcon.

Bahkan, melalui vcon Kapolri juga menegaskan soal prosesi serah terima jabatan terhadap mantan Direktur Narkoba Polda Bali Kombes Pol Franky Haryanto, sebagai langkah tegas membersihkan narkoba di tubuh Polri.

“Ini juga bentuk punishment atau ganjaran terhadap anggota yang kinerjanya tidak maksimal,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Kombes Pol Franky Haryanto ditangkap Paminal  Mabes Polri melalui operasi tangkap tangan (OTT) lantaran diduga terlibat dalam kasus pemotongan anggaran DIPA 2016 dengan barang bukti uang senilai Rp50juta.

Tito memastikan, bahwa dirinya telah memerintahkan jajarannya di Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes ‎Polri untuk melakukan penangkapan terhadap oknum anggota polisi yang terlibat dalam bisnis haram narkoba.

Hal ini menjadi perhatian bagi seluruh anggotanya, khususnya Direktur Narkoba seluruh Polda se-Indonesia ditegaskan untuk bekerja dan memberantas peredaran narkoba dalam seratus hari masa jabatannya sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara.

“‎Caranya adalah semua Dir Narkoba dan Mabes Polri harus menunjukkan hasil. Kalau tidak berhasil, tidak ada prestasi dalam waktu sebulan atau seratus hari masa jabatan saya sebagai Kapolri, maka Dir Narkoba akan dievaluasi. Kasarnya akan diganti,” tegas Tito.

Lebih jauh, Tito memastikan akan memberikan ganjaran kepada anggota Polri yang berhasil menangkap para bandar barang haram tersebut. Ia juga memastikan berada dibelakang Propam dalam melakukan kegiatan ‘bersih-bersih’ di tubuh kepolisian.

Penegasan ini jadi perhatian serius karena Mimika termasuk sarang peredaran narkoba terbesar ketiga di Papua, setelah Jayapura.

Saat vicon dengan Kapolri, juga diinstruksikan ke seluruh anggota Polri untuk mengamankan penyelenggaraan  Pemilukada serentak 2017 nanti.

“Polisi harus sukseskan agenda nasional tersebut dengan mengantisipasi terjadinya hal-hal kontroversial yang kemudian dipolitisir pihak-pihak  tidak bertanggung jawab. Saya juga instruksikan polisi harus tetap netral,” tukasnya.(a21)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.