Gizi Buruk, Seorang Balita di Kamoro Jaya Meninggal

TIMIKA, TimeX Seorang Balita yang bermukim di Kelurahan Kamoro Jaya SP1 dinyatakan meninggal dunia akibat kasus gizi buruk yang menimpanya.

Ilustrasi Gizi Buruk. INSERT: Kepala Puskemas Wania di Kelurahan Kamoro Jaya SP1, Nikolaus A Letsoin, SKM.

TIMIKA, TimeX

Seorang Balita yang bermukim di Kelurahan Kamoro Jaya SP1 dinyatakan meninggal dunia akibat kasus gizi buruk yang menimpanya.

Kepala Puskemas Wania di Kelurahan Kamoro Jaya SP1,  Nikolaus A Letsoin, SKM saat ditemui Timika eXpress di ruang kerjanya, Rabu (4/1) lalu membenarkan hal tersebut.

Katanya, kasus gizi buruk itu ditemukan pihaknya pada pertengahan 2016 lalu di Puskesmas Wania.

“Ia waktu itu kita temukan dua Balita menderita gizi buruk marasmus.

Hanya saja dari dua anak itu yang seorang meninggal dunia karena memang kondisnya parah,” jelasnya.

Sementara yang seorang lagi, setelah diberikan penanganan maksimal dengan asupan gizi yang baik, kondisinya mulai membaik pula.

“Dua Balita ini alami gizi buruk karena kondisi ekonomi orang tua yang memang kurang mampu,”katanya.

Hingga kini, Balita yang alami gizi buruk masih ditangani pihaknya dengan alokasi biaya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diperuntukan bagi Puskesmas Wania.

“Temuan dua balita gizi buruk ini merupakan Kasus Luar Biasa (KLB) yang terjadi sepanjang 2016,” tambahnya.

Selain gizi buruk, penyakit yang paling sering menimpa warga setempat adalah Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan malaria.

Meski tidak menyebut jumlah kasus secara detail, Nikalaus mengaku penanganan malaria dan ISPA di Puskesmas setempat mengalami penurunan.

“Ini juga karena ada kerjasama dengan Malaria Center dan LPMAK,” tukasnya. (yan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.