Distrik Auwyu Bisa Jadi Lumbung Pangan Asmat

ASMAT, TimeX Kepala Distrik Auwyu, Jimmy Tiro, S.IP mengatakan, potensi pertanian, khususnya pengembangan persawahan di Distrik Auwyu, jika dengan mekanisasi pertanian modern

Persawahan di Distrik Auwyu, Asmat. Insert. Kadistrik Auwyu Jimmy Tiro, S.IP.

“Saya setuju dengan pertanyaan anda. Dan saya mau jelaskan bahwa warga di Distrik Auwyu sudah mengenal dan sudah terbiasa menanam padi sawah”

ASMAT, TimeX

Kepala Distrik Auwyu, Jimmy Tiro, S.IP mengatakan, potensi pertanian, khususnya pengembangan persawahan di Distrik Auwyu, jika dengan mekanisasi pertanian modern bisa menjadi pusat lumbung pangan bagi warga masyarakat Kabupaten Asmat. “Saya sudah amati potensi pengembangan persawahan. Hasil panen warga sangat mengejutkan saya. Mereka memberi saya satu karung gabah,” katanya kepada media ini berapi-api menjelaskan potensi dan semangat warga di Distrik Auwyu, di Pemda Asmat, Senin (9/1).

Dia menyebutkan, tenaga ahli pertanian dari Kementrian Pertanian dan Tanaman Pangan Pusat sudah kesana. Hasil survey mereka sangat memungkinkan Distrik Auwyu menjadi pusat lumbung pangan bagi warga Kabupaten Asmat.  “Saya mendapat informasi tentang itu, setelah tenaga ahli pertanian dari Kementrian Pertanian mempresentasikan  hasil survey mereka tentang potensi pengembangan persawahan di Distrik Auwyu dengan Muspida Kabupaten Asmat waktu lalu di Hotel Asedu Asmat,” ujarnya.

Menjawab media ini soal kebiasaan warga Distrik Auwyu dan kebiasaan warga Asmat pada umumnya belum mengenal mencetak sawah dan menanam padi, Tiro menyebutkan,  pertanyaan anda benar. “Saya setuju dengan pertanyaan anda. Dan saya mau jelaskan bahwa warga di Distrik Auwyu sudah mengenal dan sudah terbiasa menanam padi sawah. Karena, ada seorang PPL disana yang mendampingi petani. Bahkan Gapoktan juga sudah ada. Apa bila anda tidak percaya bisa melihat dokumentasi saya berupa foto masyarakat  sedang menanam padi,” jelasnya mencoba meyakinkan media ini.

Dikatakannya, media memang tidak bisa membandingkan pola pertanian di Kabupaten Merauke dengan apa yang sedang dikembangkan warga masyarakat di Distrik Auwyu. Upaya  Dinas Pertanian Kabupaten Asmat untuk mendukung pengembangan sawah di Distrik Auwyu sudah mendorong mesin penggilingan padi untuk memudahkan warga menggiling padi hasil panenannya. Selain itu, Dinas Pertanian juga sudah menurunkan sebuah handtractor untuk membatu warga masyarakat.

“Saya secara pribadi bangga warga saya sudah bisa menanam padi dan menikmati hasil jerih payahnya menanam padi. Saya sempat mendapat satu karung gabah jenis padi ketan. Lalu, saya sedang koordinasi juga dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Asmat untuk menambah handtractor untuk membantu petani disana,” katanya.

Hingga berita ini turun, media ini sempat menuju ke Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Asmat  hendak mengkonfirmasi soal potensi pengembangan persawahan di Distrik Auwyu dengan Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Asmat. Informasi diperoleh dari  salah satu tenaga honorer  menyebutkan kalau yang bersangkutan masih di luar kota “Bapak Plt Kepala Dinas masih diluar kota,” ujarnya.(del)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *