Infrastruktur Pelabuhan Pomako Tidak Layak

Pihak pengguna jasa Pelabuhan Pomako mengharapkan pemerintah untuk segera membangun dan membenahi infrastruktur di Pelabuhan Pomako.

Pelabuhan Pomako

“Sekarang ini bukan lagi terminal karena fasilitasnya hampir tidak ada dan tidak memadai, dinding papan juga sudah banyak yang rusak dan dibobol. Termasuk dermaga patah sehingga semua sistem tidak optimal berjalan baik”

TIMIKA, TimeX

Pihak pengguna jasa Pelabuhan Pomako mengharapkan pemerintah untuk segera membangun dan membenahi infrastruktur di Pelabuhan Pomako.

Khususnya fasilitas terminal penumpang maupun salah satu landasan dermaga pelabuhan yang patah, karena kondisinya sudah tidak layak.

Kondisi tersebut sudah banyak dikeluhkan warga masyarakat, terlebih penumpang kapal, sebab kondisi terminal Pelabuhan Pomako sudah tidak memadai.

Tentunya ini berdampak pada kualitas pelayananan penumpang yang akan berangkat maupun tiba melalui pintu masuk akses transportasi laut.

Kepala PT Pelni Cabang Timika, M Suadi kepada Timika eXpress, Rabu (18/1) kemarin mengatakan, seharusnya pemerintah membuatkan dermaga termasuk terminal penumpang yang lebih bagus.

“Itu harapan kami, tetapi tentunya disesuaikan dengan keuangan pemerintah. Kami dengar Syahbandar, KUPP (Kantor Unit Penyelengara Pelabuhan)  Kelas III Pomako sudah mengajukan usulan untuk pembangunan terminal dan dermaga pada 2017 ini. Mudah-mudahan ini bisa terealisasi karena pelabuhan sangat vital peran dan fungsinya sebagai jembatan keluar dan masuk dari dan Timika dan sekitarnya,” kata Suaidi.

Masih Suaidi, meski demikian, terkait kegiatan sandar sejauh ini belum ada kendala berarti, sebab ada dermaga di sisi selatan pelabuhan yang bisa dimanfaatkan.

Sedangkan kondisi terminal, memang kita sangat prihatin saat peak season jelang Natal 2016 setahun sekali,” katanya.

Guna mempercepat pembangunan fasilitas publik di Pelabuhan Pomako, diharapkan dukungan Pemda Mimika melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika agar mendorong Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut guna membenahi sarana maupun infrastruktur di kawasan pelabuhan.

“Dermaga dan terminal khusus penumpang merupakan kebutuhan yang sangat mendesak di Pelabuhan Poumako Timika. Arus penumpang yang masuk dan keluar dari Pelabuhan Pomako sangat tinggi. Sekarang saja kondisi dermaga lama Pomako ada yang sudah patah. Ini berbahaya sekali bagi keselamatan penumpang,” kata Abraham K, warga Pomako kepada Timika eXpress, Selasa (17/8).

Menurut Abraham, beberapa kali kapal Pelni sandar di dermaga yang salah satu penopangnya sudah patah itu. Dan pihak Syahbandar sudah menginstruksikan untuk sandar di dermaga baru.

Namun hal itu urung dilakukan lantaran di dermaga baru sudah disandari pengguna jasa lainnya, yakni kapal milik PT SPIL dan PT Tempuran Emas (TEMAS).

“Yang kita khawatirkan kalau beban berat dermaganya bisa amblas dan jadi bencana skala nasional karena penopangnya menggantung tidak lagi tertancap di pasir,” ujar Bram kerap ia disapa.

Mantan Kepala TKBM Pomako itu pun sangat prihatin dengan kondisi gedung terminal penumpang di Pelabuhan Paumako yang sangat tidak memenuhi syarat sebagai fasilitas publik.

“Sekarang ini bukan lagi terminal karena fasilitasnya hampir tidak ada dan tidak memadai, dinding papan juga sudah banyak yang rusak dan dibobol. Termasuk semua sistem akhirnya tidak bisa berjalan secara baik.  Bahkan petugas pengawasan tiket penumpang juga tidak jalan karena bagaimana petugas mau cek tiket kalau stop kontak dan kabel listrik yang dipasang selalu dirusak oknum warga setempat. Ini yang harus jadi perhatian, biar bangun baru yang lebih bagus,” katanya.

Bram pun berharap pembangunan dermaga dan terminal khusus penumpang di Pelabuhan Paumako Timika tidak lagi disatukan dengan terminal dan dermaga kapal barang.

Karena Pelabuhan Pomako sudah ditetapkan sebagai salah satu pelabuhan tol laut untuk melayani kebutuhan warga ke pedalaman Papua.

“Kami harap kondisi Pelabuhan Pomako Timika bisa seperti pelabuhan lainnya di Sulawesi atau Kalimantan,”ujar Bram. (a19/vis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.